Thursday, January 27, 2011

Petani dan Sales Sepeda

Seorang sales sedang mencoba membujuk seorang petani untuk membeli sebuah sepeda. Si petani menolak untuk membeli sebuah sepeda, tapi ternyata si sales tampaknya tidak mudah menyerah.

“Hei … daripada membeli sepeda, lebih baik aku habiskan uangku untuk pelihara sapi,” kata si petani.

“Ah,” jawab si sales, “tapi coba pikir deh … Anda akan sangat terlihat bodoh jika Anda bepergian dengan mengendarai seekor sapi.”

“Huhh!!” hardik si petani. “Apakah tidak lebih bodoh jika orang melihatku memerah sebuah sepeda!”


sumber

Gadis Cilik 3 Tahun Diangkat Payudaranya Karena Kanker


Kanada, Pengangkatan payudara biasanya dilakukan oleh wanita dewasa yang menderita kanker payudara. Tapi di Kanada, seorang gadis cilik yang didiagnosa kanker payudara harus menjalani operasi pengangkatan payudara saat usianya 3 tahun.

Belum genap usia 4 tahun, Aleisha Hunter dinyatakan sebagai penderita kanker payudara termuda di Kanada.

Menurut ibu Aleisha, ia menemukan ada benjolan kecil di payudara kanan putrinya ketika mandi saat berusia 2 tahun. Akhirnya setelah mencari tahu penyebab benjolan tersebut, saat usia 3 tahun dokter mendiagnosa Aleisha dengan juvenile breast carcinoma (kanker payudara remaja), yaitu bentuk kanker yang jarang terjadi.

"Kanker payudara bisa terjadi pada anak dan remaja, tetapi hal itu sangat jarang terjadi pada anak perempuan yang belum pubertas," jelas Dr Thomas Olson, direktur medis Aflac Cancer Center and Blood Disorders Service di Atlanta, dilansir CNN, Senin (24/1/2011).

Menurut The National Institute for Health, kurang dari 5 persen kanker payudara invasif terjadi pada wanita di bawah usia 40 tahun. Dan ada sekitar 12,2 persen yang lahir hari ini akan mengalami kanker payudara selama hidupnya.

"Ada banyak wanita dewasa yang telah diuji dan tahu bahwa mereka membawa mutasi gen kanker payudara. Saya pikir sangat penting bagi mereka untuk menyadari bahwa tidak ada bukti untuk mendukung risiko kanker payudara di masa kecil untuk anak perempuan mereka," kata Dr Sharon Plon, Kepala Texas Children's Cancer Center Genetics Clinic.

Dokter Dr Nancy Down, kepala deputi pembedaha di North York General Hospital, dokter yang menangani Aleisha, memutuskan mastektomi (pengangkatan payudara) radikal ganda pada Aleisha saat berusia 3 tahun karena tumor telah tumbuh cukup besar.

Tapi Aleisha tidak menjalani pengobatan kemoterapi atau radiasi.

"Kapanpun Anda bisa mengalami kasus yang jarang dan harus diberlakukan dengan logis. Pertama Anda tahu memerlukan pembedahan, pertanyaannya adalah apakah kemoterapi akan menambah terapi. Anda bisa memberikan kemoterapi kecuali jika Anda benar-benar berpikir itu akan membantu," kata Olson seorang ahli onkologi pediatrik.

Dr Down mengatakan, tipe yang jarang dari kanker ini tumbuh lambat, tidak menyebar agresif seperti jenis dan prognosis kanker lain. Dia juga mengatakan Aleisha akan mendapatkan bedah rekonstruksi pada payudaranya saat memasuki usia pubertas.

"Jika orang tua curiga terhadap sesuatu yang tidak biasa, Anda harus mendukung anak Anda yang terbaik dan sangat penting untuk menindaklanjuti jika Anda khawatir," kata Dr Plon.

Pada bulan November lalu, Aleisha mendapat penghargaan 2010 Ambassador for Random Act of Kindness (RAK) Day tempat asalnya Cambridge dan North Dumfries, Kanada.

5 Ramuan Alami Antimag




Secara umum penyakit mag disebabkan oleh tingginya kadar asam dalam lambung. Tingginya kadar asam lambung disebabkan produksi asam yang berlebihan atau penghancuran asam yang lambat. Juga bisa dipicu oleh kelainan saraf atau infeksi bakteri.

Penyakit mag kronis bisa menyebabkan komplikasi, berupa iritasi atau luka di lambung. Gejala gangguan ini biasanya berupa tinja mengeras karena pencernaan kurang baik, nafsu makan berkurang, sering muntah, tubuh lemah, dan kadangkala terjadi diare kronis.

Mengobati mag, kata Iskandar Ali, herbalis dan akupunkturis dari Klinik Gaya Hidup Sehat, dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu pijat telinga dan ramuan herbal.

Daerah telinga yang dipijat, kata Iskandar, adalah wilayah titik lambung, lever, jantung, dan saraf penyeimbang. Pijat telinga dapat dilakukan dengan alat sederhana. Contohnya, pentol korek api, ujung korek kuping, atau kili-kili (bandul alat pancing).

Berikut beberapa ramuan herbal untuk mengatasi gangguan mag, yang ditawarkan Iskandar:

RAMUAN 1
Bahan: 1 genggam taoge, 1 sendok makan madu
Cara pemakaian: Taoge diblender, lalu ditambah madu. Minum ramuan ini dua kali sehari.

RAMUAN 2
Bahan: 1 buah jeruk nipis, 1 sendok makan madu
Cara pemakaian: Jeruk nipis dipotong-potong, seduh dengan air panas secukupnya, lalu tambahkan madu. Minum ramuan ini dua kali sehari, pagi dan sore.

RAMUAN 3
Bahan: Masing-masing 1/2 jari bangle, jahe, kencur, dan lempuyang
Cara pemakaian: Semua bahan dicuci sampai bersih, lalu iris tipis-tipis. Rebus semua bahan dalam lima gelas air hingga menjadi dua gelas. Ramuan diminum dua kali sehari sebelum makan, masing-masing satu gelas.

RAMUAN 4
Bahan: 1 pelepah besar lidah buaya, gula pasir secukupnya, 2 gelas air garam, 1 gelas air beras, 1 gelas air putih
Cara pemakaian: Kulit lidah buaya dikupas dan dipotong-potong bentuk dadu, lalu cuci dengan air garam. Bilas dengan air bersih dan rendam dalam air beras selama semalam.

Esok harinya, cuci lagi dengan air bersih lalu tiriskan. Setelah ditiriskan, bahan dikukus selama 10 menit, kemudian diblender. Masukkan bahan yang sudah halus ini ke dalam rebusan air gula yang sudah disiapkan. Minum ramuan ini dua kali sehari, pagi dan sore.

RAMUAN 5
Bahan: 3 lembar daun sambung nyawa kering, 30 gram daun jombang kering, 2 iris temulawak kering, 7 lembar daun sambiloto kering, 30 gram pegagan kering, 2 iris temu putih, 7 lembar daun mimba kering, 1/2 jari bangle
Cara pemakaian: Semua bahan direbus dalam lima gelas air hingga tersisa dua gelas. Ramuan diminum dua kali sehari sebelum makan, masing-masing 1 gelas. [KOMPAS.com

Pekerja Otomotif Rentan Kanker Paru-Pari

Para perokok, baik aktif maupun pasif termasuk kelompok yang paling berisiko terjangkit kanker paru. Kelompok lain yang juga rentan mengalaminya adalah para pekerja otomotif yang sering berada di bengkel. Mengapa demikian?

Selain sering menghirup emisi gas buang kendaraan bermotor, pekerja otomotif juga berhadapan dengan bahan lain yang tak kalah berbahaya dalam kaitannya dengan kanker. Bahan yang dimaksud adalah asbes yang digunakan sebagai lapisan kampas rem dan kopling.

Saat para mekanik membersihkan tromol dan rumah kopling kendaraan bermotor, debu dan serpihan serat asbes itu akan beterbangan kemudian terhirup. Debu asbes bisa terakumulasi sehingga dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker di saluran napas.

Risikonya bisa lebih besar lagi mengingat sebagian bengkel tidak memiliki sirkulasi udara yang baik. Data terbaru dariEnvironmental Protection Agency (EPA) menunjukkan, 66 persen bengkel di Amerika Serikat memiliki udara yang tercemar asbes di atas batas aman karena tidak punya ventilasi.

Penggunaan asbes oleh industri otomotif sebenarnya sudah diingatkan oleh EPA sejak tahun 1970-an, namun bahan itu tetap digunakan hingga saat ini karena dinilai punya kelebihan. Di antaranya lebih tahan panas dan lebih stabil dibandingkan bahan lain seperti karet dan plastik.

Dikutip dari Seedol, Minggu (23/1/2011), jenis kanker paru yang sering menjangkiti pekerja otomotif adalah Malignant mesothelioma. Jenis kanker ini menyerang lapisan tipis yang menyelubungi organ-organ penting termasuk paru-paru dan kebanyakan memang dipicu oleh asbes.

Seperti halnya pada jenis kanker paru yang lain, gejala awal Malignant mesothelioma seringkali tidak terdeteksi. Sebelum terlanjur parah, para pekerja otomotif atau siapapun yang bersinggungan dengan debu asbes sebaiknya memeriksakan diri jika mulai batuk-batuk atau mengalami keluhan lain pada pernapasan.