Showing posts with label Pengobatan. Show all posts
Showing posts with label Pengobatan. Show all posts

Wednesday, November 5, 2014

PENYAKIT ASAM URAT DAN PENGOBATANNYA


Apa itu Penyakit Asam Urat?


Dalam istilah medisnya penyakit ini disebut dengan nama gout merupakan yaitu penyakit yang disebabkan oleh adanya penumpukan asam urat berlebih di dalam tubuh yang tidak mampu tidak mampu dikeluarkan oleh ginjal sehingga menyebabkan kristal asam urat menumpuk di bagian persendian tubuh kita.

Apa Penyebab Penyakit Asam Urat?

Hal yang dapat menyebabkan penyakit asam urat diantaranya yaitu karena terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan kandungan purin yang tinggi. Apa itu Purin?

  • Purin merupakan salah satu senyawa basa organik yang menyusun asam nukleat (asam inti dari sel) dan termasuk dalam kelompok asam amino, unsur pembentuk protein. Zat purin dapat ditemukan di semua sel-sel tubuh dan hampir dalam setiap jenis makanan.
  • Peningkatan produksi asam urat dalam tubuh juga dapat disebabkan oleh obat – obatan, obesitas (kegemukan), hipertensi, hiperlipidemia, dan diabetes mellitus.
  • Banyak mengkonsumsi makanan dengan kadar zat purin yang tinggi
  • Selanjutnya zat purin ke masuk dalam tubuh, dan setelah itu zat purin tersebut akan diubah menjadi asam urat dalam proses metabolisme.
  • Jika kadar asam urat di dalam tubuh mengalami peningkatan, akibatnya ginjal tidak akan mampu untuk membuang kelebihan asam urat.
  • Akibatnya kristal asam urat yang berlebih menumpuk di persendian.
  • Yang akhirnya dapat menyebabkan rasa nyeri pada sendi, sendi membengkak, panas bahkan kaku.
Tips Mengatasi Penyakit Asam Urat
  • Adapun beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi dan menyembuhkan asam urat adalah sebagai berikut :
  • Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi seperti pisang, kentang dan lain sebagainya
  • Konsumsi buah yang mengandung banyak vitamin C, seperti jeruk, strawberry, pepaya dsb.
  • Adapun Jenis buah dan sayuran yang dapat mengobati penyakit asam urat misalnya: buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi , serai dsb.
  • Perbanyak konsumsi makanan berkarbohidrat seperti nasi, singkong, ubi dsb.
  • Kurangi konsumsi makanan seperti gula, permen, arum manis dsb.
  • Jangan terlalu sering minum aspirin jika sakit kepala
  • Hindari bekerja terlalu keras hingga mengakibatkan kelelahan
  • Untuk anda yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tapi pengeluaran sedikit, menurunkan berat badan bisa menjadi solusinya diantanya dengan rajin melakukan olahraga yang cukup atau Diet OCD.
  • Akan lebih baik lagi jika asupan energi disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, misalnya berdasarkan tinggi dan berat badan anda.

Monday, June 23, 2014

Mengobati Luka Menahun dengan Plasma


Georg Isbary memang spesialis pengobatan luka kronis. Dia mengobati pasien dengan luka menahun yang sulit sembuh. Bakteri mencegah luka pasien menutup sempurna, walau sudah diobati salep dan antibiotika. 

Dokter ahli kulit dari München ini memanfaatkan perangkat kedokteran yang cuma satu-satunya di dunia. Enam elektroda dengan kilat-kilat kecil yang menciptakan plasma. Terdiri dari partikel bermuatan listrik yang dihembus udara hangat langsung ke luka.

Dr Georg Isbary menjelaskan, "Plasma dalam kondisi berbentuk gas, hingga bisa memasuki bagian yang lebih kecil, yang tidak bisa dicapai cairan atau salep. Artinya, kita bisa menembus hingga lokasi dimana bakteri berada. Keunggulan pengobatan plasma adalah bakterinya diserang dari berbagai arah."

Teknologi plasma dikembangkan di Institut Max-Planck untuk fisika extra-terestrial di Garching. Sejak bertahun-tahun, pakar fisika di sini membangkitkan plasma artifisial, untuk digunakan dalam penelitian di stasiun ruang angkasa.

Dalam eksperimen di ruang angkasa, temanya bukan penyembuhan luka, melainkan riset dasar. Partikel plastik amat kecil dimuati aliran listrik, dan diamati secara spontan membuat formasi teratur.

Dengan itu efek sampingan plasma ditemukan, yakni sebagai obat suci hama ampuh. Sebuah tim peneliti terus melakukan ujicoba perangkat plasma baru. 

Cawan pembiakan bakteri ini selama 30 detik dipapar pancaran plasma. Lalu disimpan semalam dalam lemari pembiak.

Hasilnya pada keesokan harinya amat tegas: plasma menghancurkan dinding sel bakteri. Hanya koloni kecil di pinggiran yang masih hidup.

Dr Julia Zimmermann, dari Max-Planck-Institut mengatakan, "Rencananya, peralatan ini akan diuji coba di klinik untuk mengobati jerawat, beragam penyakit kulit, penyakit jamur atau herpes. Penggunaannya amat mudah, tempelkan di kulit, hidupkan plasmanya, tunggu beberapa detik, semua bakteri mati, baik di kulit atau dalam luka."

Para peneliti terus melakukan riset. Mereka mengembangkan peralatan dari jaringan elektroda, untuk menyucihamakan beragam objek, mulai anggota badan, makanan atau alat operasi.

Plasma hanya bisa terlihat dalam gelap. Oksigen di udara jika dimuati aliran listrik akan menciptakan pancaran sinar ultraviolet yang memiliki efek suci hama. 

Dr Julia Zimmermann menjelaskan, perangkat ini membangkitkan plasma dingin, berupa gas terionisasi. "Kita masukkan tangan ke sini, gas akan mengalir dan meresap hingga ke bawah kuku jari atau luka kecil. Membunuh bakteri, jamur atau virus yang ada pada kulit," jelasnya.

Rumah sakit Schwabing di München amat tertarik pada perangkat semacam itu. Pasalnya, di sini para dokter juga menghadapi masalah bakteri yang multiresisten. 

Setiap grendel di pintu, atau jabat tangan bisa menularkannya. Kini di Jerman makin banyak pasien terinfeksi bakteri semacam ini.

Sumber: Deutsche Welle
http://www.batamtoday.com/

Thursday, December 19, 2013

Pengobatan Tekanan Darah Rendah (Hipotensi)


Tekanan darah adalah kekuatan yang digunakan oleh darah yang bersirkulasi pada dinding-dinding dari pembuluh-pembuluh darah, dan merupakan satu dari tanda-tanda vital yang utama dari kehidupan, yang juga termasuk detak jantung, kecepatan pernapasan, dan temperatur. 

Tekanan darah dihasilkan oleh jantung yang memompa darah kedalam arteri-arteri dan diatur oleh respon oleh arteri-arteri pada aliran darah. Tekanan darah perorangan dinyatakan sebagai tekanan darah sistolik/diastolik, contohnya, 120/80. 

Tekanan darah sistolik (angka yang diatas) mewakili tekanan di arteri-arteri ketika otot jantung berkontraksi dan memompa darah kedalamnya. Tekanan darah diastolik (angka yang dibawah) mewakili tekanan di arteri-arteri ketika otot jantung mengendur (relax) setelah ia berkontraksi. Tekanan darah selalu adalah lebih tinggi ketika jantung sedang memompa daripada ketika ia sedag mengendur (relax).


Tekanan darah sistolik untuk kebanyakan kaum dewasa sehat jatuh antara 90 dan 120 milimeter air raksa (mm Hg). Tekanan darah diastolik normal jatuh antara 60 dan 80 mm Hg.
Petunjuk-petunjuk sekarang ini menentukan tekanan darah normal lebih rendah dari 120/80.
Tekanan darah diatas 130/80 dipertimbangkan tinggi.

Tekanan darah tinggi meningkatkan risiko mengembangkan:

  • penyakit jantung, penyakit ginjal, 
  • pengerasan dari arteri-arteri (atherosclerosis atau arteriosclerosis), 
  • kerusakan mata, dan stroke 
Tekanan darah rendah (hypotension)
adalah tekanan begitu rendah yang menyebabkan gejala-gejala atau tanda-tanda yang disebabkan oleh aliran darah yang rendah melalui arteri-arteri dan vena-vena. Ketika aliran darah terlalu rendah untuk menyerahkan oksigen dan nutrisi-nutrisi yang cukup pada organ-organ vital seperti otak, jantung, dan ginjal, organ-organ tidak berfungsi secara normal dan mungkin rusak secara permanen.

Tidak seperti tekanan darah tinggi, tekanan darah rendah ditentukan terutama oleh tanda-tanda dan gejala-gejala dari aliran darah yang rendah dan tidak oleh angka tekanan darah yang spesifik. Beberapa individu-individu mungkin mempunyai tekanan darah dari 90/50 dengan tanpa gejala-gejala dari tekanan darah rendah dan oleh karenanya tidak mempunyai tekanan darah rendah.
Bagaimanapun, yang lain-lain yang normalnya mempunyai tekanan darah tinggi mungkin mengembangkan gejala-gejala tekanan darah rendah jika tekanan darah mereka jatuh ke 100/60.

Bagaimana Tekanan Darah Dihasilkan ?
Sewaktu pengenduran (relaksasi) dari jantung (diastole) bilik kiri jantung (left ventricle of the heart) terisi dengan darah yang kembali dari paru-paru. Kemudian bilik kiri (left ventricle) berkontraksi dan memompa darah kedalam arteri-arteri (systole). Tekanan darah sewaktu kontraksi dari bilik (tekanan sistolik) ketika darah secara aktif disemburkan kedalam arteri-arteri adalah lebih tinggi daripada sewaktu pengenduran (relaksasi) dari bilik (tekanan diastolik). Nadi yang kita dapat rasakan ketika kita menaruh jari-jari tangan kita diatas arteri disebabkan oleh kontraksi dari bilik kiri. Tekanan darah ditentukan oleh dua faktor: Jumlah darah yang dipompa oleh bilik kiri jantung kedalam arteri-arteri, dan tahanan (resisten) pada aliran darah yang disebabkan oleh dinding-dinding dari arterioles (arteri-arteri yang lebih kecil).

Umumnya, tekanan darah cenderung lebih tinggi jika lebih banyak darah yang dipompa kedalam arteri-arteri atau jika arteriol-arteriol adalah sempit dan kaku. Arteriol-arteriol yang sempit dan kaku, dengan menahan aliran darah, meningkatkan tekanan darah. Ini seringkali terjadi ketika pasien-pasien yang lebih tua mengembangkan atherosclerosis. Tekanan darah cenderung lebih rendah jika lebih sedikit darah yang dipompa kedalam arteri-arteri atau jika arteriol-arteriol adalah lebih besar dan lebih lentur dan, oleh karenanya, mempunyai lebih sedikit tahanan (resisten) pada aliran darah.

Bagaimana Tubuh Memelihara Tekanan Darah Yang Normal ? 
Tubuh mempunyai mekanisme-mekanisme untuk merubah dan memelihara tekanan darah dan aliran darah. Ada sensor-sensor yang merasakan tekanan darah pada dinding-dinding dari arteri-arteri dan mengirim sinyal-sinyal ke jantung, arteriol-arteriol, vena-vena, dan ginjal-ginjal yang menyebabkan mereka untuk membuat perubahan-perubahan yang menurunkan atau meningkatkan tekanan darah.

Ada beberapa cara-cara dimana tekanan darah dapat disesuaikan:


  • dengan menyesuaikan jumlah darah yang dipompa oleh jantung kedalam arteri-arteri (cardiac output), 
  • jumlah darah yang terisi di vena-vena, 
  • tahanan arteriol, dan volume darah. 
Jantung dapat mempercepat dan berkontraksi lebih sering dan ia dapat menyemburkan lebih banyak darah dengan setiap kontraksi. Kedua respon ini meningkatkan aliran darah kedalam arteri-arteri dan meningkatkan tekanan darah. Vena-vena dapat meluas dan menyempit. Ketika vena-vena meluas, lebih banyak darah dapat disimpan di vena-vena dan lebih sedikit darah yang kembali ke jantung untuk dipompa kedalam arteri-arteri. Sebagai akibatnya, jantung memompa lebih sedikit darah, dan tekanan darah lebih rendah.

Pada sisi lain, ketika vena-vena menyempit, lebih sedikit darah yang tersimpan di vena-vena, lebih banyak darah yang kembali ke jantung untuk dipompa kedalam arteri-arteri, dan tekanan darah lebih tinggi. Arteriol-arteriol dapat meluas dan menyempit. Arteriol-arteriol yang meluas menciptakan lebih sedikit tahanan (resisten) pada aliran darah dan mengurangi tekanan darah, dimana arteriol-arteriol yang menyempit menciptakan lebih banyak tahanan (resisten) dan menaikan tekanan darah.

Ginjal dapat merespon pada perubahan-perubahan pada tekanan darah dengan meningkatkan atau mengurangi jumlah urin yang dihasilkan.

Urin terutama adalah air yang dikeluarkan dari darah. Ketika ginjal membuat lebih banyak urin, jumlah (volume) dari darah yang mengisi arteri-arteri dan vena-vena berkurang, dan ini menurunkan tekanan darah. Jika ginjal-ginjal membuat lebih sedikit urin, jumlah darah yang mengisi arteri-arteri dan vena-vena meningkat dan ini meningkatkan tekanan darah.

Dibanding dengan mekanisme-mekanisme lain untuk penyesuaian tekanan darah, perubahan-perubahan pada produksi urin mempengaruhi tekanan darah secara perlahan melalui waktu yang berjam-jam dan berhari-hari. Mekanisme-mekanisme lain adalah efektif dalam waktu yang berdetik-detik.

Contohnya;
volume darah yang rendah yang disebabkan oleh perdarahan (seperti perdarahan borok di lambung anda atau dari pencabikan yang buruk dari luka) dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Tubuh secara cepat merespon pada volume dan tekanan darah yang rendah dengan penyesuaian-penyesuaian berikut yang semuanya meningkatkan tekanan darah: Detak jantung meningkat dan kontraksi-kontraksi jantung yang dengan sekuat tenaga meningkat, jadi lebih banyak darah dipompa melaui jantung. Vena-vena menyempit untuk mengembalikan lebih banyak darah ke jantung untuk dipompa. Aliran darah ke ginjal-ginjal berkurang untuk mengurangi pembentukan urin dan dengan demikian meningkatkan volume darah di arteri-arteri dan vena-vena. Arteriol-arteriol menyempit untuk meningkatkan tahanan (resisten) pada aliran darah. Respon-respon yang dapat menyesuaikan diri ini akan mempertahankan tekanan darah dalam batasan normal kecuali kalau kehilangan darah menjadi begitu buruk yang membuat respon-respon menjadi kewalahan.

Apakah Tekanan Darah Rendah Buruk Untuk Kesehatan Anda ? 
Orang-orang yang mempunyai tekanan-tekanan darah rendah mempunyai risiko yang lebih rendah dari stroke, penyakit ginjal, dan penyakit jantung. Olahragawan-olahragawan, orang-orang yang berolahraga secara teratur, orang-orang yang memelihara berat badan yang ideal, dan orang-orang bukan perokok cenderung mempunyai tekanan-tekanan darah yang lebih rendah. Oleh karenanya, tekanan darah rendah diinginkan sepanjang ia tidak cukup rendah untuk menyebabkan gejala-gejala dan merusak organ-organ di tubuh.

Tanda-Tanda Dan Gejala-Gejala Tekanan Darah Rendah 
Ketika tekanan darah tidak mencukupi untuk menyerahkan darah yang cukup ke organ-organ tubuh, organ-organ tidak bekerja dengan baik dan mungkin dirusak secara permanen. Contohnya, jika tidak cukup darah mengalir ke otak, sel-sel otak tidak menerima cukup oksigen dan nutrisi-nutrisi, dan seseorang dapat merasakan kepala yang ringan, pening, atau bahkan pingsan.

Pergi dari posisi duduk atau berbaring ke posisi berdiri seringkali menimbulkan gejala-gejala dari tekanan darah rendah. Ini terjadi karena berdiri menyebabkan darah untuk "menempat" di vena-vena dari tubuh bagian bawah, dan ini dapat menurunkan tekanan darah.

Jika tekanan darah sudah rendah, berdiri dapat membuat tekanan darah memburuk, ke titik dari penyebab gejala-gejala. Pengembangan dari kepala yang ringan, pening, atau pingsan atas berdiri yang disebabkan oleh tekanan darah rendah disebut orthostatic hypotension.

Individu-individu yang normal mampu untuk mengkompensasi secara cepat untuk tekanan rendah yang diciptakan oleh berdiri dengan respon-respon yang didiskusikan sebelumnya dan tidak mengembangkan orthostatic hypotension. 

Ketika ada tekanan darah yang tidak cukup untuk menyerahkan darah ke arteri-arteri koroner (arteri-arteri yang menyuplai darah ke otot jantung), seseorang dapat mengembangkan nyeri dada (suatu gejala dari angina) atau bahkan serangan jantung.

Ketika darah yang tidak cukup dialirkan ke ginjal-ginjal, ginjal-ginjal gagal untuk mengeliminasi pembuangan-pembuangan dari tubuh, contohnya, urea dan creatinine, dan peningkatan pada tingkat-tingkat mereka di darah terjadi (contohnya, kenaikan-kenaikan dari blood urea nitrogen atau BUN dan serum creatinine).


Shock adalah kondisi yang mengancam nyawa dimana tekanan darah rendah yang gigih menyebabkan organ-organ seperti ginjal-ginjal, hati, jantung, paru, dan otak untuk gagal secara cepat. Penyebab Tekanan Darah Rendah Kondisi-kondisi yang mengurangi volume darah, yang mengurangi cardiac output (jumlah darah yang dipompa oleh jantung), dan obat-obat adalah penyebab-penyebab yang sering dari tekanan darah rendah.


Dehidrasi adalah umum diantara pasien-pasien dengan mual, muntah, dan diare yang berkepanjangan. Jumlah-jumlah yang besar dari air hilang ketika muntah dan dengan diare, terutama jika pasien tidak minum jumlah-jumlah cairan yang cukup untuk menggantikan air yang menipis/habis. Penyebab-penyebab lain dari dehidrasi termasuk olahraga, berkeringat, demam, dan kelelahan karena panas, atau serangan panas. Individu-individu dengan dehidrasi ringan mungkin mengalami hanya kehausan dan mulut yang kering. Dehidrasi yang sedang sampai berat mungkin menyebabkan orthostatic hypotension (dinyatakan dengan keringanan kepala, pening-pening, atau pingsan sewaktu berdiri).

Dehidrasi yang diperpanjang dan berat dapat menjurus pada shock, gagal ginjal, kebingungan, acidosis (terlalu banyak asam di darah), koma, dan bahkan kematian. Perdarahan sedang atau berat dapat secara cepat menghabiskan darah dari tubuh seseorang, menjurus pada tekanan darah rendah atau orthostatic hypotension.

Perdarahan dapat berakibat dari trauma, komplikasi-komplikasi operasi, atau dari kelainan-kelainan pencernaan seperti borok-borok, tumor-tumor, atau diverticulosis. Adakalanya, perdarahan mungkin begitu berat dan cepat (contohnya, perdarahan dari pecahnya aortic aneurysm) sehingga ia menyebabkan shock dan kematian dengan cepat.

Peradangan yang berat dari organ-organ didalam tubuh seperti pankreatitis akut dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Pada pankreatitis akut, cairan meninggalkan pembuluh-pembuluh darah memasuki jaringan-jaringan yang meradang disekitar pankreas begitu juga rongga perut, menghabiskan/menipiskan volume darah. Penyebab-penyebab tekanan darah rendah yang disebabkan oleh penyakit jantung Otot jantung yang melemah dapat menyebabkan jantung untuk gagal dan mengurangi jumlah darah yang dipompanya. Satu penyebab yang umum dari otot jantung yang melemah adalah kematian dari bagian yang besar dari otot jantung yang disebabkan oleh serangan jantung tunggal yang besar atau serangan-serangan jantung yang lebih kecil yang berulangkali.

Contoh-contoh lain dari kondisi-kondisi yang dapat melemahkan jantung termasuk obat-obat yang beracun pada jantung, infeksi-infeksi dari otot jantung oleh virus-virus (myocarditis), dan penyakit-penyakit klep jantung seperti aortic stenosis.

Pericarditis adalah peradangan dari pericardium (kantong yang mengelilingi jantung). Pericarditis dapat menyebabkan cairan menumpuk didalam pericardium dan menekan jantung, membatasi kemampuan jantung untuk mengisi dan memompa darah.

Pulmonary embolism adalah kondisi dimana bekuan darah di vena (deep vein thrombosis) terlepas dan bergerak ke jantung dan akhirnya ke paru. Bekuan darah yang besar dapat merintangi aliran darah kedalam bilik kiri (left ventricle) dari paru-paru dan secara parah mengurangi darah yang kembali ke jantung untuk dipompa.

Pulmonary embolism adalah keadaan darurat yang mengancam nyawa. Denyut jantung yang lambat (bradycardia) dapat mengurangi jumlah darah yang dipompa oleh jantung. Angka detak jantung istirahat untuk seorang dewasa sehat adalah antara 60 dan 100 detak/menit. Bradycardia (angka-angka detak jantung istirahat yang lebih perlahan dari 60 detak/menit) tidak selalu menyebabkan tekanan darah rendah.

Faktanya, beberapa olahragawan-olahragawan yang sangat terlatih dapat mempunyai angka-angka detak jantung di 40 dan 50 (detak per menit) tanpa gejala-gejala apa saja. (Angka-angka detak jantung yang perlahan diimbangi dengan kontraksi-kontraksi jantung yang lebih bertenaga yang memompa darah daripada pada bukan olahragawan-olahragawan.) Namun pada banyak pasien-pasien bradycardia dapat menjurus pada tekanan darah rendah, keringanan kepala, pening, dan bahkan pingsan.

Beberapa sebab-sebab umum untuk bradycardia termasuk:
  • sick sinus syndrome, 
  • heartblock, dan 
  • keracunan obat. 
Banyak dari kondisi-kondisi ini terjadi pada kaum tua.
Sick sinus syndrome: Sick sinus syndrome terjadi ketika sistim elektrik jantung yang berpenyakit tidak dapat menghasilkan sinyal-sinyal cukup cepat untuk memelihara denyut jantung yang normal.

Heart block: Heart block terjadi ketika jaringan-jaringa khusus yang memancarkan arus listrik di jantung dirusak oleh serangan-serangan jantung, degenerasi dari atherosclerosis, dan obat-obat. Heart block mencegah beberapa atau seluruh dari sinyal-sinyal elektrik mencapai sisa dari jantung, dan ini mencegah jantung berkontraksi secepat seperti biasa yang ia lakukan.

Keracunan obat: Obat-obat seperti digoxin (Lanoxin) atau beta blockers untuk tekanan darah tinggi, dapat memperlambat pemancaran kelistrikan pada jantung secara kimia dan dapat menyebabkan bradycardia dan hypotension (lihat bagian bawah "Obat-obat yang menyebabkan tekanan darah rendah"). Denyut jantung yang cepatnya secara abnormal (tachycardia) juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Contoh dari tachycardia yang paling umum yang menyebabkan tekanan darah rendah adalah atrial fibrillation. Atrial fibrillation adalah kelainan dari jantung yang dikarakteristikan oleh pelepasan-pelepasan elektrik yang cepat dan tak teratur dari otot jantung yang menyebabkan bilik-bilik untuk berkontraksi secara tak teratur dan (biasanya) dengan cepat. Bilik-bilik (ventricles) yang berkontraksi dengan cepat tidak mempunyai cukup waktu untuk mengisi secara maksimal dengan darah sebelum setiap kontraksi, dan jumlah darah yang dipompa berkurang meskipun dengan denyut jantung yang lebih cepat. Irama-irama jantung lain yang cepatnya abnormal seperti ventricular tachycardia juga dapat menghasilkan tekanan darah rendah, adakalanya bahkan shock yang mengancam nyawa. 

Obat-obat yang menyebabkan tekanan darah rendah Obat-obat seperti calcium channel blockers, beta blockers, dandigoxin (Lanoxin) dapat memperlambat denyut dimana jantung berkontraksi. Beberapa orang-orang yang lebih tua adalah sangat sensitif pada obat-obat ini karena mereka lebih mungkin mempunyai jantung-jantung dan jaringan-jaringan penghantar elektrik yang berpenyakit. Pada beberapa individu-individu, denyut jantung dapat menjadi perlahanya secara berbahaya bahkan dengan dosis-dosis yang kecil dari obat-obat ini.

Obat-obat yang digunakan dalam merawat tekanan darah tinggi (seperti ACE inhibitors, angiotensin receptor blockers, beta blockers, calcium channel blockers, dan alpha-blockers) dapat secara berlebihan menurunkan tekanan darah dan berakibat pada tekanan darah rendah yang simptomatik terutama diantara kaum tua. Pil-pil air (diuretics) seperti furosemide (Lasix) dapat mengurangi volume darah dengan menyebabkan buang air kecil yang berlebihan.

Obat-obat yang digunakan untuk merawat depresi, seperti amitriptyline (Elavil), penyakit Parkinson, seperti levodopa-carbidopa (Sinemet), gangguan fungsi penegangan (impotence), seperti sildenafil (Viagra), vardenafil (Levitra), dan tadalafil (Cialis) ketika digunakan dalam kombinasi dengan nitroglycerine, dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Alkohol dan narkotik-narkotik dapat menyebabkan tekanan darah rendah.

Kondisi-kondisi lain yang menyebabkan tekanan darah rendah Vasovagal reaction adalah kondisi umum dimana seorang yang sehat untuk sementara mengembangkan tekanan darah rendah, denyut jantung yang lambat, dan adakalanya pingsan. Vasovagal reaction secara khas ditimbulkan oleh emosi-emosi dari takut atau nyeri seperti pengambilan darah, memulai infusi intravena, atau oleh gangguan pencernaan.

Vasovagal reactions disebabkan oleh aktivitas dari sistim syaraf diluar kemauan (autonomic), terutama syaraf vagus, yang melepaskan hormon-hormon yang memperlambat jantung dan melebarkan pembuluh-pembuluh darah. Syaraf vagus mengontrol denyut jantung (memperlambat). Syaraf vagus juga mengontrol fungsi saluran pencernaan dan merasakan aktivitas di sistim pencernaan.

Jadi, beberapa orang-orang dapat mempunyai vasovagal reaction dari ketegangan pada waktu membuang air besar atau muntah. Postural (orthostatic) hypotension adalah kejatuhan yang tiba-tiba pada tekanan darah ketika seorang individu berdiri dari posisi duduk, berjongkok, atau terlentang.

Ketika seseorang berdiri, gaya berat menyebabkan darah turun ke vena-vena di kaki-kaki, sehingga lebih sedikit darah mencapai jantung untuk dipompa, dan sebagai akibatnya tekanan darah jatuh. Tubuh normalnya merespon secara otomatis pada kejatuhan tekanan darah dengan meningkatkan denyut jantung dan dengan menyempitkan vena-vena untuk mengembalikan lebih banyak darah ke jantung. Pada pasien-pasien dengan postural hypotension, reflex yang mengkompensasi ini gagal terjadi, berakibat pada tekanan darah rendah yang simptomatik.

Postural hypotension dapat terjadi pada orang-orang dari semua umur namun jauh lebih umum diantara kaum tua, terutama mereka yang berada pada obat-obat untuk tekanan darah tinggi dan/atau diuretics. Penyebab-penyebab lain dari postural hypotension termasuk dehidrasi, kekurangan adrenal (didiskusikan belakangan), istirahat di ranjang yang berkepanjangan, diabetes yang telah menyebabkan kerusakan pada syaraf-syaraf autonomic, alkoholisme dengan kerusakan pada syaraf-syaraf autonomic, dan sindrom-sindrom neurologikal tertentu yang jarang (contohnya, Shy-Drager syndrome) yang merusak syaraf-syaraf autonomic.
Bentuk lain dari postural hypotension terjadi secara khas pada individu-individu muda yang sehat. Setelah berdiri yang berkepanjangan, denyut jantung dan tekanan darah seseorang jatuh, menyebabkan pening, mual, dan seringkali pingsan.

Pada individu-individu ini, sistim syaraf autonomic secara salah merespon pada berdiri yang berkepanjangan dengan mengarahkan jantung untuk melambat dan vena-vena untuk melebar. Micturition syncope adalah kejatuhan sementara pada tekanan darah dan kehilangan kesadaran yang disebabkan oleh membuang air kecil (kencing).

Kondisi ini terjadi secara khas pada pasien-pasien yang lebih tua dan mungkin disebabkan oleh pelepasan hormon-hormon oleh syaraf-syaraf autonomic yang menurunkan tekanan darah. Kekurangan Adrenal,

contohnya, yang disebabkan oleh penyakit Addison, dapat menyebabkan tekanan darah rendah.

Penyakit Addison adalah kelainan dimana kelenjar-kelenjar adrenal musnah/hancur. Kelenjar-kelenjar adrenal yang rusak tidak dapat lagi menghasilkan hormon-hormon adrenal yang cukup (terutama cortisol) yang perlu untuk memelihara fungsi-fungsi tubuh yang normal. Cortisol mempunyai banyak fungsi-fungsi, salah satunya adalah untuk memelihara tekanan darah dan fungsi dari jantung. Penyakit Addison dikarakteristikan oleh kehilangan berat badan, kelemahan otot, kelelahan, tekanan darah rendah, dan, adakalanya, penggelapan kulit.

Septicemia adalah infeksi yang berat dimana bakteri-bakteri (atau organisme-organisme infeksius lain seperti jamur) memasuki darah. Infeksi secara khas berasal dari paru-paru (sebagai pneumonia), kantong kemih, atau di perut yang disebabkan oleh diverticulitis atau batu-batu empedu. Bakteri-bakteri kemudian memasuki darah dimana mereka melepaskan racun-racun dan menyebabkan tekanan darah rendah yang amat besar dan mengancam nyawa (septic shock), seringkali dengan kerusakan pada beberapa organ-organ. Anaphylaxis (anaphylactic shock) adalah reaksi alergi fatal yang berpotensi pada obat-obat seperti penicillin, intravenous iodine yang digunakan pada beberapa studi-studi x-ray, makanan-makanan seperti kacang-kacang tanah, atau sengatan-sengatan lebah (sengata-sengatan serangga).

Sebagai tambahan pada kejatuhan tekanan darah yang berat/parah, individu-individu mungkin juga mengalami hives, mencuit-cuit, dan leher yang membengkak dengan kesulitan bernapas. Shock disebabkan oleh pembesaran dari pembuluh-pembuluh darah yang mengandung darah dan keluarnya air dari darah kedalam jaringan-jaringan.

Mendiagnosis Dan Mengevaluasi Tekanan Darah Rendah 
Pada beberapa individu-individu, terutama yang relatif sehat, gejala-gejala dari kelemahan, kepeningan, dan pingsan menaikan kecurigaan dari tekanan darah rendah. Pada yang lain-lain, kejadian seringkali dihubungkan dengan tekanan darah rendah, contohnya serangan jantung telah terjadi untuk menyebabkan gejala-gejala. Mengukur tekanan darah, adakalanya dikedua posisi-posisi yang terlentang dan berdiri biasanya adalah langkah pertama dalam mendiagnosis tekanan darah rendah. Pada pasien-pasien dengan tekanan darah rendah yang simptomatik, seringkali ada kejatuhan yang nyata pada tekanan darah ketika berdiri, dan pasien-pasien mungkin bahkan mengembangkan gejala-gejala orthostatic.

Denyut jantung seringkali sangat meningkat. Sekali tekanan darah rendah telah diidentifikasi sebagai penyebab dari gejala-gejala, tujuannya adalah untuk mengidentifikasi penyebab dari tekanan darah rendah. Adakalanya penyebab-penyebabnya terlihat jelas (seperti kehilangan darah yang disebabkan oleh trauma, atau shock tiba-tiba setelah menerima zat pewarna x-ray yang mengandung iodine).

Pada waktu-waktu yang lain, penyebabnya mungkin diidentifikasi dengan pengujian: CBC (complete blood count). CBC mungkin mengungkapkan anemia dari kehilangan darah atau kenaikan sel-sel darah putih yang disebabkan oleh infeksi. Pengukuran-pengukuran elektrolit darah mungkin menunjukan dehidrasi dan penipisan mineral, gagal ginjal, atau acidosis (kelebihan asam di darah).

Tingkat-tingkat Cortisol dapat diukur untuk mendiagnosis kekurangan adrenal dan penyakit Addison. Pembiakan-pembiakan darah dan urin dapat dilaksanakan untuk mendiagnosis septicemia dan infeksi-infeksi kantong kemih.

Studi-studi radiologi, seperti x-rays dada, ultrasounds perut, dan computerized tomography (CT or CAT) scans mungkin mendeteksi pneumonia, gagal jantung, batu-batu empedu, pankreatitis, dan diverticulitis. Electrocardiograms (EKG) dapat mendeteksi denyut-denyut jantung yang lambat atau cepat secara abnormal, pericarditis, dan kerusakan otot jantung dari serangan-serangan jantung sebelumnya atau suplai darah yang berkurang pada otot jantung yang masih belum menyebabkan serangan jantung. Holter monitor recordings digunakan untuk mendiagnosis episode-episode yang sebentar-sebentar dari dari irama-irama jantung yang abnormal. Jika irama-irama abnormal terjadi secara sebentar-sebentar, EKG standar yang dilaksanakan pada kunjungan ke praktek dokter mungkin tidak menunjukan irama yang abnormal.

Monitor Holter adalah perekaman yang terus menerus dari irama jantung untuk 24 jam yang seringkali digunakan untuk mendiagnosis episode-episode yang sebentar-sebentar dari bradycardia atau tachycardia. Perekam kejadian yang diaktifkan oleh pasien. Jika episode-episode dari bradycardia atau tachycardia adalah jarang, perekaman Holter 24 jam mungkin tidak menangkap episode-episode yang sporadis ini. Dalam situasi ini, seorang pasien dapat memakai perekam kejadian yang diaktifkan oleh pasien untuk sampai dengan empat minggu. Pasien menekan tombol untuk memulai perekaman ketika ia merasakan timbulnya irama jantunga abnormal atau gejala-gejala yang mungkin disebabkan oleh tekanan darah rendah. Dokter kemudian menganalisa rekaman-rekaman pada suatu waktu kemudian untuk mengidentifikasi episode-episode abnormal.

Echocardiograms adalah pemeriksaan-pemeriksaan dari struktur-struktur dan gerakan dari jantung menggunakan ultrasound. Echocardiograms dapat mendeteksi cairan pericardial yang disebabkan oleh pericarditis, luasnya kerusakan otot jantung dari serangan-serangan jantung, penyakit-penyakit klep-klep jantng, dan tumor-tumor yang jarang dari jantung. Pemeriksaan-pemeriksaan Ultrasound dari vena-vena kaki dan CT scans dari dada dapat mendeteksi deep vein thrombosis dan pulmonary embolism.

Tes-tes meja yang dimiringkan digunakan untuk mengevaluasi pasien-pasien yang dicurigai mempunyai postural hypotension atau syncope yang disebabkan oleh syaraf-syaraf autonomic abnormal. Sewaktu tes meja yang dimiringkan, pasien terbaring diatas meja penguji dengan infusi intravena yang dimasukan dimana denyut jantung dan tekanan darah dimonitor. Meja kemudian dimiringkan tegak lurus untuk 15 menit sampai 45 menit.

Denyut jantung dan tekanan darah dimnitor setiap beberapa menit. Maksud dari tes ini adalah untuk mencoba mereproduksi postural hypotension. Adakalanya seorang dokter mungkin memasukan epinephrine (Adrenalin, Isuprel) secara intravena untuk menginduksi postural hypotension.

Merawat Tekanan Darah Rendah Tekanan darah rendah pada subyek-subyek yang sehat tanpa gejala-gejala atau kerusakan organ tidak memerlukan perawatan. Bagaimanapun, semua pasien-pasien dengan gejala-gejala yang mungkin disebabkan oleh tekanan darah rendah harus dievaluasi oleh seorang dokter.

Pasien-pasien yang telah mempunyai kejatuhan dalam tekanan darah yang utama dari tingkat-tingkat biasa mereka bahkan tanpa pengembangan dari gejala-gejala juga harus dievaluasi. Dokter perlu untuk mengidentifikasi penyebab dari tekanan darah rendah karena perawatan akan tergantung pada penyebabnya. Contohnya, jika obat menyebabkan tekanan darah rendah, dosis dari obat mungkin harus dikurangi atau pengobatan dihentikan, meskipun hanya setelah konsultasi dengan dokter. Penyesuaian obat oleh diri sendiri harus tidak dilakukan. Dehidrasi dirawat dengan cairan-cairan dan mineral-mineral (elektrolit-elektrolit). Dehidrasi ringan tanpa mual dan muntah dapat dirawat dengan cairan-cairan dan elektrolit-elektrolit oral (mulut). Dehidrasi sedang sampai berat biasanya dirawat di rumah sakit atau kamar darurat dengan cairan-cairan dan elektrolit-elektrolit intravena. Kehilangan darah dapat dirawat dengan cairan-cairan intravena dan transfusi-transfusi darah. Perdarahan yang terus menerus dan berat perlu dirawat segera. Septic shock adalah keadaan darurat dan dirawat dengan cairan-cairan intravena dan antibiotik-antibiotik. Obat-obat tekanan darah atau diuretics disesuaikan, diganti, atau dihentikan oleh dokter jika mereka menyebabkan gejala-gejala tekanan darah rendah.

Bradycardia mungkin disebabkan oleh obat. Dokter mungkin mengurangi, mengganti atau menghentikan obat. Bradycardia yang disebabkan oleh sick sinus syndrome atau heart block dirawat dengan pemacu jantung yang dapat ditanamkan. Tachycardia dirawat tergantung pada sifat dasar (nature) dari tachycardia. Atrial fibrillation dapat dirawat dengan obat-obat oral, electrical cardioversion, atau prosedur kateterisasi yang disebut pulmonary vein isolation.

Ventricular tachycardia dapat dikontrol dengan obat-obat atau dengan defibrillator yang dapat ditanam. Pulmonary embolism dan deep vein thrombosis dirawat dengan pengencer-pengencer darah, awalnya secara intravena dengan heparin, dan kemudian dengan warfarin (Coumadin) oral. Cairan Pericardial dapat dikeluarkan dengan prosedur yang disebut pericardiocentesis.

Postural hypotension dapat dirawat dengan meningkatkan masukan air dan garam, meningkatkan masukan dari minuman-minuman yang mengandung kafein karena kafein menyempitkan pembuluh-pembuluh darah, menggunakan compression stockings untuk menekan vena-vena kaki dan mengurangi pengumpulan darah di vena-vena kaki, dan pada beberapa pasien-pasien, penggunaan dari obat yang disebut midodrine (ProAmatine).

Persoalan dengan ProAmatine adalah bahwa ketika ia meningkatkan tekanan darah pada posisi tegak lurus, tekanan darah terlentang mungkin menjadi terlalu tinggi, jadi meningkatkan risiko stroke. Peneliti-peneliti Mayo Clinic menemukan bahwa obat yang digunakan untuk merawat kelemahan otot pada Myasthenia gravis yang disebut pyridostigmine (Mestinon) meningkatkan tekanan darah tegak lurus namun tidak tekanan darah terlentang. Mestinon, obat anticholinesterase, bekerja pada sistim syaraf autonom, terutama ketika seseorang berdiri.

Efek-efek sampingan termasuk keram perut yang minor atau frekwensi yang meningkat dari gerakan-gerakan usus besar.

Catatan: Masukan garam yang meningkat dapat menjurus pada gagal jantung pada pasien-pasien dengan penyakit jantung yang telah ada dan harus tidak dilakukan tanpa konsultasi seorang dokter.

Postprandial hypotension merujuk pada tekanan darah rendah yang terjadi setelah makan. Ibuprofen (Motrin) atau indomethacin (Indocin) mungkin bermanfaat.

Vasovagal Syncope dapat dirawat dengan beberapa tipe-tipe dari obat-obat seperti beta blockers [contohnya, propanolol (Inderal, Inderal LA)], selective serotonin reuptake inhibitors [fluoxetine (Prozac), escitalopram oxalate (Lexapro), paroxetine (Paxil), sertraline (Zoloft), citalopram (Celexa), fluvoxamine (Luvox)], fludrocortisone (Florinef) (obat yang mencegah dehidrasi dengan menyebabkan ginjal-ginjal untuk menahan air). Pemacu jantung dapat juga bermanfaat ketika seorang pasien gagal dengan terapi obat.

Sunday, March 10, 2013

Buah Ceri Menurunkan Serangan Asam Urat


Penderita penyakit asam urat (gout) harus lebih banyak makan ceri. Buah berwarna merah tersebut dapat mengurangi risiko inflamasi sendi (artritis) oleh kelebihan asam urat, peneliti AS menyimpulkan.

Untuk penelitian tersebut, Dr Yuqing Zhang, Profesor Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat di Universitas Boston dan rekan timnya merekrut 633 pasien gout yang diikuti secara online selama satu tahun. Peserta ditanya mengenai tanggal onset gout, gejala, obat-obatan dan faktor risiko, termasuk asupan ekstrak dan buah ceri dalam dua hari sebelum serangan gout.

Peserta berusia rata-rata 54 tahun, di mana 78% -nya adalah laki-laki. Sebagian mereka mengambil beberapa bentuk asupan ceri: 35% memakan ceri segar, 2% memakan ekstrak ceri, dan 5% memakan buah ceri segar maupun ekstrak. Peneliti mendokumentasikan 1.247 serangan gout selama periode satu tahun tindak lanjut, di mana 92% -nya terjadi pada sendi di pangkal jempol kaki.

“Temuan kami menunjukkan bahwa mengonsumsi buah atau ekstrak ceri menurunkan risiko serangan gout,” kata Dr Zhang. “Risiko suar gout terus menurun dengan peningkatan konsumsi ceri, sampai tiga porsi dalam dua hari.” Namun, setelah jumlah itu penambahan asupan ceri tidak memberikan manfaat tambahan. Satu porsi ceri setara dengan satu setengah cangkir atau 10 sampai 12 buah ceri.

Secara keseluruhan, kemungkinan serangan gout berkurang sebesar 35 persen. Efek perlindungan dapat dideteksi pada semua pasien, tidak peduli jenis kelamin, berat badan atau kebiasaan makan mereka.

Para ilmuwan menganggap konsumsi buah sebagai pelengkap yang baik untuk pengobatan konvensional asam urat. Namun, pasien tidak boleh melupakan terapi standar.
Laki-laki lebih banyak terpengaruh

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa buah ceri dapat mengurangi akumulasi asam urat. Namun, ini adalah penelitian pertama yang mengaitkan antara konsumsi ceri dengan penurunan serangan artritis gout.

Sebagaimana diketahui, asam urat yang terakumulasi pada sendi-sendi (biasanya jempol kaki) dapat mengkristal dan memicu peradangan yang bisa sangat menyakitkan. Semakin tinggi kadar asam urat dalam darah, semakin besar kemungkinan pengkristalan yang menyebabkan peradangan sendi.

Pria lebih sering terkena penyakit asam urat daripada wanita. Penyakit ini seringkali ditemui bersamaan dengan sindrom metabolik lain yang terkait, seperti kolesterol tinggi dan diabetes.

——————————————
Sumber: Y. Zhang dkk,

Friday, May 25, 2012

Aneka Macam Obat Sedatif

1. Alkaloid Rauwolfia
Diperoleh dari akar tumbuh-tumbuhan Rauwolfia serpentina (pule pandak) dan alkaloidterutama yang digunakan adalah reserpina.

Reserpina sekarang sudah dapat dibuat secara sintetis. Reserpina selain digunakan sebagai obat sedatif, juga digunakan sebagai obat antihipertensi (menurunkan tekanan darah tinggi). Kerja ikutan yang tidak diingini dari reserpina ialah dapat mengakibatkan turunnya tekanan darah sehingga mengakibatkan hipotensi dan gejala-gejala alergi. Penggunaan reserpina sebagai neuroleptik sekarang sudah jarang digunakan, tetapi sebaliknya banyak digunakan untuk pengobatan tekanan darah tinggi.
Dosis biasa: Oral 3 x sehari 0,25 — 5 mg.

2. Turunan dari fenothiazina
Turunan-turunan dari fenothiazina yang masih banyak digunakan ialah:
a) Klorpromazina (sinonim = Largactil).
Obat ini berkhasiat menenangkan gejala-gejala penyakit jiwa, sebagai akibatnya penderita menjadi lambat dalam gerak-geriknya. Dosis: Oral 3 x sehari 100 mg.
b) Promazina.
Daya kerjanya kurang kuat bila dibandingkan dengan Klorpromazina, tetapi kerja ikutannya juga lebih ringan. Digunakan pada orang-orang tua dan lemah dengan dosis yang 2 kali lebih besar daripada Klorpromazina.

3. Meprobamat (Miltown)
Meprobamat bersifat sebagai sedatif dan kerja menidurkannya ringan. Walaupun kegiatan menidurkannya tidak sekuat seperti reserpin dan Klorpromazin, tetapi meprobamat berguna dalam psychoterapi sebagai obat tambahan.

Meprobamat ini banyak disalahgunakan untuk pengobatan menenangkan ketegangan batin atau kecemasan. Kerja ikutannya dapat mengakibatkan otot-otot menjadi lemah, menimbulkan perasaan letih dan pusing. Pemakaian meprobamat yang terlalu sering dapat mengakibatkan kebiasaan. Dosis biasa: Oral 3 — 4 x sehari 400 mg.

4. Diazepam (sinomin Valium)
Diazepam ini terutama digunakan pada keadaan ketegangan jiwa dan mempunyai efek menidurkan. Kerja ikutannya hanya menimbulkan perasaan mengantuk.
Dosis: Oral 3 x sehari 2 mg, dalam keadaan tertentu dapat dipertinggi sampai 60 mg seharinya.

Pustaka Artikel Macam-Macam Obat Sedatif
Obat-obatan, Oleh Dra. V. Nuraini Widjajanti, Apt.

Thursday, May 24, 2012

Cerdas Memilih Obat Mengenali Penyakit

Sebagian obat yang dijual di apotek atau warung-warung dapat berkhasiat. Sebagian lainnya tidak berguna sama sekali. Kadang-kadang masyarakat kita menggunakan obatyang baik dengan cara yang salah, sehingga obat tersebut menjadi lebih membahayakan daripada menyembuhkan. Agar berkhasiat, obat harus digunakan dengan benar.

Banyak orang, termasuk sebagian besar dokter dan petugas kesehatan, memberikan lebih banyak obat daripada yang diperlukan dan dengan demikian akan terjadi banyak penyakitserta kematian yang sebenarnya tidak perlu terjadi.

Sebagian obat jauh lebih berbahaya daripada yang lainnya. Sangat disayangkan, bahwa masyarakat kita kadangkala menggunakan obat-obat yang sangat berbahaya untuk menyembuhkan penyakit yang ringan (ada seorang bayi yang meninggal karena ibunya memberikan obat yang berbahaya, yaitu chloramphenicol, untuk menyembuhkan demam). Jangan sekali-kali memakai obat yang berbahaya untuk menyembuhkan penyakit yang ringan.

Petunjuk untuk penggunaan obat:
1. Gunakan obat hanya kalau diperlukan.
2. Pelajari cara penggunaan yang benar dan peringatannya untuk setiap obat yang Anda pakai.
3. Pastikan penggunaan dengan takaran yang benar.
4. Jika obat tersebut tidak menolong, atau menimbulkan gangguan lainnya, hentikanlah penggunaannya.
5. Jika ragu-ragu, mintalah nasihat petugas kesehatan.

Sebagian petugas kesehatan dan banyak dokter memberikan obat-obatan walaupun tidak diperlukan, seringkali karena mereka mengira penderita mengharapkan obat dan tidak akan puas sebelum mendapatkannya. Beritahukan dokter Anda dan petugas kesehatan, bahwa Anda hanya menginginkan obat kalau obat tersebut benar-benar diperlukan.

Perbuatan ini akan menyelamatkan uang Anda dan lebih aman bagi kesehatan Anda. Gunakanlah obat hanya kalau Anda yakin obat tersebut diperlukan dan kalau Anda mengetahui bagaimana cara menggunakanya.
Pustaka Artikel Waspada Terhadap Cara Penggunaan Obat

Cerdas Memilih Obat Mengenali Penyakit, Oleh Agus Wilbowo

Obat Malaria Sintetis Sebagai Pengganti Kinina

1. Kloroquin
Kloroquin adalah obat malaria yang mempunyai aktivitas yang besar terhadap semua bentuk aseksual, tetapi tidak berkhasiat sebagai obat pencegah kambuh. Kerja ikutan dari kloroquin antara lain mual-mual dan gatal.

Dosis biasa: Sebagai obat penyembuh: oral, permulaan 800 mg sekaligus, kemudian 1 x sehari 400 mg selama 2 hari berikutnya.
Sebagai obat pencegah: 1 x seminggu 400 mg.
Obat-obat paten yang mengandung kloroquin:
1) Tablet kloroquin, produksi Kimia Farma.
Tiap tablet mengandung kloroquin bifosfat 100 mg.
2) Mexaquin tablet, produksi Konimex.
Tiap tablet mengandung kloroquin difosfat 100 mg & 200 mg.

2. Pamaquin
Merupakan satu-satunya obat yang mempunyai khasiat langsung terhadap gametocyt. Di samping itu mereka juga dapat merusakkan bentukbentuk E.E. sekunder, sehingga berguna sebagai obat pencegah kambuh. Keberatan pemakaian obat ini ialah sifat racunnya yang dapat mengakibatkan sianosis (kulit menjadi biru karena pembuluh darah balik tertahan) dan leukopenia (berkurangnya sel-sel darah putih).
Dosis biasa: Sebagai pencegah kambuh: oral selama 14 hari 3 x sehari 10 mg Pamaquin basa.

3. Primaquin
Sering digunakan sebagai bentuk garamnya, yaitu garam HCl atau garam difosfatnya.
Khasiatnya sama seperti pamaquin, tetapi lebih aktif dan tidak begitu beracun.
Obat-obat paten yang mengandung Primaquin:
Tablet Primaquin, produksi Kimia Farma.
Tiap tablet mengandung Primaquin difosfat yang setara dengan primaquin basa 15 mg.

4. Proguanil
Digunakan sebagai obat pencegah kausal dan obat penyembuh. Kerja ikutannya boleh dikatakan hampir tidak ada atau ringan sekali, sayangnya dapat mengakibatkan resistensi terhadap jenis plasmodium tertentu.
Dosis: Sebagai penyembuh: Oral 1 — 3 x sehari 100 mg, selama 10 hari.
Sebagai pencegah: Oral 1 x sehari 100 mg dimulai 1 minggu sebelum datang ke daerah malaria sampai 4 minggu setelah meninggalkannya.
Obat-obat paten yang mengandung proguanil:
Paludrin tablet, produksi ICI.
Tiap tablet mengandung 100 mg Proguanil HCI.

5. Pirimethamin
Pirimethamin mempunyai khasiat yang sama dengan proguanil, tetapi jauh lebih besar khasiatnya. Terutama digunakan sebagai obat pencegah. Pirimethamin dalam dosis yang besar dapat mengakibatkan gangguan pem-bentukan sel-sel darah merah.
Dosis biasa: sebagai obat pencegah: Oral 1 x seminggu 25 mg.
Obat paten yang mengandung pirimethamin:
Tablet Daraprim, produksi Welcome.
Tiap tablet mengandung pirimethamin 25 mg.
Pustaka Artikel Obat-obat Malaria Sintetis Sebagai Pengganti Kinina

Obat-obatan, Oleh Dra. V. Nuraini Widjajanti, Apt.

Mengenal Obat Penenang (SEDATIVA)

Obat penenang ini berkhasiat untuk menenangkan penderita pada keadaan pikiran gelisah atau kacau, menghilangkan perasaan takut dan sering kali pula digunakan untuk penderita penyakit jiwa.
Obat ini sangat berguna untuk memulihkan keseimbangan rohani.

Pengelompokan obat penenang
Obat penenang dapat dibagi dalam dua kelompok besar, yaitu:
1. Neuroleptika (berasal dari bahasa Yunani: neuron = saraf; lepsis = menekan), jadi obat yang berfungsi menekan susunan saraf.

Obat ini di samping mempunyai kegiatan sedatif umum dan efek terhadap gangguan jiwa, juga dapat menimbulkan gejala-gejala saraf tertentu, rnisalnya kecemasan, kegelisahan dan halusinasi (impian khayal).
Yang termasuk dalam golongan neuroleptika adalah alkaloid rauwolfia (misalnyareserpina) dan turunan-turunan fenothiazina (misalnya klorpromazina, promazina, promethazina dsb.).

2. Tranquillizers (berasal dari bahasa Inggris: tranquil = tenang), obat-obat yang fungsinya menenangkan misalnya pada ketegangan batin dan kegelisahan.

Yang termasuk dalam golongan tranquillizers adalah turunan-turunan clari propandiol (misalnya meprobamat) Klordiazepoksidi dsb. Pada mulanya obat-obat ini dianggap tidak berbahaya, sehingga di Amerika Serikat dapat dijual secara bebas tanpa resep dokter. Tetapi ternyata agak toksis walaupun jarang menimbulkan ketagihan dan kebiasaan.

Pada penggunaan yang lama dapat mengakibatkan pikiran menjadi lemah dan daya ingat berkurang. Karena obat-obat sedatif ini mempunyai kerja ikutan yang cukup besar, maka pemakaian obat-obat ini hanya dapat benar-benar diperlukan dan hanya dapat dibeli dengan resep dokter.

Mengenal Obat Tidur (HIPNOTIKA)

Perkataan hipnotika berasal dari bahasa Yunani (hipnos = tidur). Jadi obat tidur yaitu obat yang diberikan dalam dosis pengobatan dapat mempermudah tidur atau menyebabkan tidur.

Melihat dari definisi tersebut di atas, sebenarnya obat tidur hampir sama dengan obat penenang. Perbedaannya: Obat tidur dalam dosis pengobatan langsung dapat menyebabkan tidur, sedang obat penenang dalam dosis pengobatan tidak menyebabkan tidur.

Pemakaian obat tidur yang dibiasakan dapat mengakibatkan penderitaan bagi pemakainya. Dahulu sebagai obat tidur digunakan analgetika narkotika misalnya derivat dari opium, tetapi sekarang sudah terdesak dengan obat tidur sintetis yang modern misalnya persenyawaan dari barbiturat (seperti luminal, veronal dsb.).

Pemakaian obat tidur dari persenyawaan barbiturat dapat mengakibatkan ketagihan dan merugikan badan, karena dapat mengakibatkan agranulositosis (gejala keracunan yang berat karena lenyapnya butir-butir darah putih di dalam darah). Maka pemakaian obat tidur ini hanya bilamana diperlukan saja dan segera dihentikan bila tidak dibutuhkan lagi.

Beberapa tahun yang lalu di majalah-majalah dan surat kabar banyak dihebohkan tentang obat tidur baru yang diedarkan pada tahun 1960 bernama thalidomide. Obat tidur ini semula dianggap tidak toksis dan banyak digunakan oleh wanita pada permulaan hamilnya, terutama di Amerika Serikat.

Akibatnya banyak bayi yang lahir cacat terutama pada tangan dan kakinya, yang disebut phocomelia (kaki dan tangannya seperti singa laut). Peristiwa tragis ini memperingatkan kita untuk hati-hati dalam menggunakan obat tidur, terutama pada masa kehamilan, meskipun dari pabrik yang membuatnya sendiri menyatakan tidak toksis. Sedemikian bahayanya pemakaian thalidomide yang sangat merugikan generasi yang akan datang, maka thalidomide ini sudah dilarang beredar di Indonesia sejak 1 Januari 1963.
Pustaka Artikel Obat Tidur (HIPNOTIKA)

Wednesday, January 25, 2012

Terapi Lintah Untuk Penderita Diabetes Melitus

BANYAK orang pasti jijik dan takut melihat lintah. Tapi tak banyak yang tahu bahwa lintah bisa menyembuhkan banyak penyakit. Salah satunya adalah penyakit Diabetes Mellitus.
Menurut Alie, terapis dari Klinik Hirudo, Jakarta Barat, lintah sebetulnya sudah digunakan beerabad-abad lamanya. Manfaat hirudin asli dari lintah sebagai antikoagulan pada kardiovaskular sangat baik untuk mengobati penyakit. Hasilnya, selain untuk melancarkan aliran darah, lintah juga dapat mengurangi rasa sakit.

Terapi Hirudo Medicinalis Leech dan Herbal telah dijalankan Alie sejak tahun 2000. Proses penyembuhannya sendiri dapat dirasakan hari demi hari dan sangat cepat. Banyak penyakit yang dapat disembuhkan dengan terapi ini, mulai dari Diabetes Mellitus, migrain, jantung koroner sampai kelenjar tiroid.

Diabetes Melitus

Diabetes Mellitus adalah penyakit yang disebabkan oleh peningkatan kadar gula. Kadar gula darah yang ada di dalam tubuh manusia itu sendiri sebetulnya terbagi atas tiga bagian. Pertama, kadar gula darah ketika pasien selesai makan. Kadar gula puasa artinya si penderita harus menjalani puasa selama 10-12 jam dan tidak diperbolehkan makan dan minum yang manis-manis (ada gangguan jika kadar gula darahnya melebihi 126 mg). Kadar gula darah yang normal pada pasien sesudah makan adalah 140 mg. Kedua, ketika pasien akan diperiksa. Jika nilainya lebih dari 250 mg/dl, pasien menderita Diabetes Mellitus. Ketiga, kelebihan gula yang kronis dalam darah yang disebut dengan hiperglikemia.

Masuknya glukosa ke dalam sel dibantu oleh insulin, yaitu sejenis hormon yang diproduksi oleh kelenjar pankreas. Pada penderita Diabetes Mellitus, gula tidak dapat atau sulit masuk ke dalam sel karena sedikitnya hormon insulin yang diproduksi oleh kelenjar pankreas, meskipun jumlah insulinnya sangat cukup.

Penderita Diabetes Mellitus tipe 1 biasanya mengalami gejala seperti sering buang air kecil, terutama pada tengah malam, bisa lebih dari tujuh kali dalam semalam, lapar dan haus, berat badan menurun, kelelahan, penglihatan kabur, infeksi pada kulit yang bertulang, meningkatnya kadar gula dalam darah dan air seni. Biasanya yang terkena Diabetes Mellitus tipe 1 ini adalah mereka yang berusia di bawah 20 tahun. Gejala ini mirip dengan tahap awal Diabetes Mellitus tipe 2 yang biasanya terjadi pada usia di atas 40 tahun. Sekarang ini prevelensinya semakin tinggi pada anak dan remaja.

Biasanya penderita tidak menyadari datangnya ancaman penyakit itu saat mengalami gejala pre-diabetes, yaitu kondisi pendahuluan dari munculnya Diabetes Mellitus tipe 2. Ini karena penderita belum mengalami gejala fisik Diabetes Mellitus, tetapi kadar gula darah puasa dalam tubuhnya sudah di atas normal. Gejala lain yang timbul pada penderita, antara lain, penglihatan kabur sehingga mengakibatkan kebutaan, luka yang lama sembuh, kaki yang terasa kebas, geli atau terbakar, infeksi jamur pada saluran reproduksi perempuan, dan impotensi pada pria.

Menurut perkiraan, lebih dari 50 persen penderita Diabetes Mellitus tipe 2 ini tidak terdiagnosis. Umumnya baru diketahui ketika berobat atau memeriksakan diri karena penyakit lain. Hal ini dapat mengakibatkan komplikasi Diabetes Mellitus serius yang, antara lain, ditandai dengan hilangnnya kesadaran, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, gangguan ketajaman penglihatan sampai mengakibatkan kebutaan, kerusakan jaringan (gangren) sampai harus diamputasi agar tidak menjalar ke jaringan lain.

Terapi Lintah

Tak jarang, jalan terakhir yang ditempuh oleh pasien yang mengidap penyakit ini pada stadium terakhir adalah amputasi. Dengan terapi lintah, pasien tak harus diamputasi.

Di kerongkongan tempat isapnya itu terdapat tiga rahang yang berbentuk seperti setengah gergaji yang dihiasi sampai 100 gigi kecil. Dalam waktu 30 menit, lintah bisa menyedot darah sebanyak 15 ml, kuota yang cukup untuk hidupnya setengah tahun. Bahkan, air ludahnya pun mengandung zat aktif yang sekurang-kurangnya berisi 15 unsur. Contohnya adalah zat putih telur hirudin yang bermanfaat untuk mengencerkan darah. Hirudin ini mengandung penisilin.

Terapi ini tidak hanya menggunakan lintah semata, tapi juga campuran herbal yang berguna untuk memperbaiki atau menghidupkan jaringan saraf yang tersumbat maupun mati. Biasanya terdapat di sekitar telapak kaki sampai lutut. ” kalo Cuma lintah aja, ya, nggak akan bisa,” terang Alie. Lintah yang sudah dicampur dengan herbal itu diletakkan pada bagian tubuh yang sakit.

Ramuan herbal yang digunakan adalah ramuan herbal khusus yang merangsang kerja pankreas sehingga produksi insulin akan berangsur normal kembali. Ramuan ini pun sangat baik untuk sistem saraf dan sirkulasi darah pada daerah yang terserang diabetes. Keluhan kesemutan, mati rasa, kaku, bengkak (diabetes kering) akan membaik pada terapi berikutnya. Luka yang tidak bisa sembuh pun akan terlihat setelah terapi pada minggu kedua. Cairan nanah dan pendarahan pada luka akan berkurang dan mengering. “Jadi, tanpa perlu dioperasi, kalau pun sudah terlanjur diamputasi dan tidak juga bisa menutup, dengan terapi lintah ini semua bisa dilakukan,” jelasnya.

Monday, October 17, 2011

Perlu Tambahan Varietas Obat Skizofrenia


Riset pada tahun 2007 menunjukkan bahwa 11,6% warga Indonesia menderita gangguan jiwa ringan dan 0,46% menderita gangguan jiwa berat. Meski angka tersebut terbilang cukup besar, ternyata penanganan terhadap Orang Dengan Masalah Kejiawaan (OMDK) belum maksimal, salah satunya masalah obat.

"Jumlah obat yang ada saat ini masih terbatas. Ini masalah sebab kita mengkonsumsi obat dalam jangka waktu lama. Kalau kita sudah minum satu obat dalam 5 tahun, kadang kita merasa obatnya sudah tidak mempan lagi," kata Suhari, salah satu ODMK.

Suhari mengatakan, varietas obat saat ini harus ditambah, terutama jenis obat injeksi. Menurutnya, obat injeksi lebih efektif daripada obat oral sebab bisa menjaga ODMK tetap dalam kondisi "stabil" dalam jangka waktu yang lebih lama.

"Jenis obat injeksi yang termasuk murah saat ini baru ada 2. Itu sekali suntik 250 ribu rupiah setiap 2 minggu atau 4 minggu. Saya usulkan jumlah itu ditambah," ucap Suhari ketika ditemui dalam ajang Biennale#14.2011, Minggu (16/10/2011) di Taman ismail Marzuki, Jakarta.

Penambahan varietas obat terutama diharapkan untuk jenis obat yang lebih terjangkau harganya. Suhari mengungkapkan, obat antispikotik saat ini memang banyak jenisnya, namun banyak obat baru berharga mahal sehingga tak mampu dijangkau penderita.

"Kalau kita ke dokter, memang kita ditawari untuk memakai obat yang lama atau yang baru. Obat yang baru memang bagus tapi harganya bisa 1 jutaan per kali suntik. Ini kita nggak kuat. Belum kita membayar dokter dan psikiater," tambah Suhari.

Lebih lanjut, Suhari menambahkan bahwa saat ini rata-rata obat antipsikotik yang beredar adalah obat paten. Obat generik memang ada namun merupakan jenis yang ditemukan tahun 50-60an. Ketika memakai obat tersebut, penderita mengalami efek samping berupa tubuh gemetar.

Pengadaan obat merupakan salah satu kunci sukses dalam menangani pasien skizofrenia. Suhari menuturkan, beragam cara seperti membuat penderita menyalurkan hobi bisa diupayakan, namun tanpa obat, semua upaya akan sia-sia.

Suhari adalah salah satu ODMK yang aktif dalam forum Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia di jejaring sosial Facebook. Di sana, ia menjadi semacam "konsultan" bagi para penderita skizofrenia atau gangguan jiwa lain yang kurang mendapatkan informasi.

Suhari sebelumnya secara aktif mendalami kondisi kejiwaannya. Proa yang akrab disapa "Prof" ini belajar secara mandiri dengan masuk ke perpustakaan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia serta berdiskusi dengan mahasiswa di sana.

Menurut Suhari, salah satu elemen terpenting yang mesti dimiliki oleh penderita Skizofrenia adalah kesadaran akan penyakitnya dan motivasi untuk berobat. Untuk mengupayakannya, dukungan keluarga menjadi sangat penting.

"Dalam penanganan Skizofrenia, ada istilah biopsikososial. Bio-nya lewat obat-obatan. Tapi psikologis dan sosial ini harus diupayakan terutama oleh keluarga," ungkap Suhari. Obat memang penting, tapi obat saja tidak cukup untuk menangani. 
http://health.kompas.com

Wednesday, August 31, 2011

Udara Panas Bisa Merusak Obat






Bila Anda perhatikan dalam kemasan obat biasanya tercantum peringatan agar menyimpan obat di tempat sejuk dan jauh dari matahari. Peringatan tersebut bukan tanpa alasan karena obat-obatan bisa rusak oleh udara yang terlalu panas.


Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari Drug Information Service dari Butler University, diketahui suhu udara di atas 30 derajat celcius bisa merusak bahan aktif dalam obat.


Menurut Dr.Amy Peak, ahli farmasi klinik yang melakukan penelitian ini, beberapa obat-obatan yang rentan pada udara panas antara lain insulin, hormon tiroid, obat yang berkaitan dengan aerosol, inhaler, dan masih banyak lagi.


Meski beberapa produsen obat mengklaim produk mereka bisa bertahan dalam suhu di atas 30 derajat, tetapi sebaiknya Anda tetap menyimpan obat-obatan di dalam kotak yang jauh dari panas.


Bila Anda membawa obat-obatan saat bepergian, simpanlah di dalam kabin dan bukan di dalam bagasi. Jangan meninggalkan obat di dalam mobil yang terparkir karena suhu di dalam mobil bisa mencapai 71 derajat.


http://health.kompas.com

Friday, August 19, 2011

Aktivitas Obat Antimalaria




Mekanisme kerja obat atau Aktivitas Obat Antimalaria ini belum jelas, diduga obat ini menghambat DNA dan RNA polimerase sehingga mencegah replikasi atau transkripsi RNA. Aktivitas Obat Antimalaria ini tidak efektif terhadap parasit pada stadium eksoeritrosit. Aktivitas Obat Antimalaria ini tidak digunakan untuk pencegahan kausatif dan tidak mengurangi adanya infeksi. Klorokuin efektif pada stadium eritrosit terutama terhadap P. falciparum ovale dan P. falciparum vivaks tetapi tidak untuk P. falciparum.


Aktivitas Obat Antimalaria

FarmakokinetikKlorokuin secara cepat diabsorpsi di saluran cerna setelah pemberian oral, dan kadar tertinggi dalam plasma dicapai dalam waktu 1-2 jam. Waktu paruhnya kurang lebih 3 hari. Pemberian intravena harus diawasi dengan ketat dan harus dilakukan secara perlahan karena konsentrasi dalam plasma segera dicapai dalam waktu 5-15 menit untuk menghindari terjadinya reaksi toksik. Konsentrasi obat tertinggi terdapat di limfa, hati, jantung, dan ginjal. Ekskresinya terutama melalui urine.





Indikasi1. Malaria.2. Amebiasis ekstraintestinal.

3. Gangguan autoimun, seperti reumatoid artritis dan lupus eritematosus.

KontraindikasiAkan terjadi kontraindikasi pada penderita psoriasis atau porfiria, gangguan fungsi hati, alkoholisme, gangguan neurologik atau hematologik (G6PD), pemberian IM pada anak-anak, serta pada penderita gangguan lapangan pandangan mata dan retina. Untuk pengobatan jangka panjang dengan dosis besar, penderita harus mendapat pemeriksaan mata sebelumnya dan dilakukan secara periodik selama pengobatan.




Efek Samping dan ToksisitasEfek samping obat malaria ini berkaitan dengan dosis yang diberikan. Obat ini sering menimbulkan gangguan penglihatan. Untuk menghindari mual, obat ini sebaiknya diberikan setelah makan.


Manifestasi reaksi toksik akut biasanya berupa gangguan kardiovaskular, seperti hipotensi, vasodilatasi, penekanan fungsi miokard, dan bahkan henti jantung.

Interaksi Obat1. Tidak boleh diberikan bersama fenilbutazon dan Sediaan Au.2. Pemberian bersama primakuin dapat meningkatkan toksisitasnya.

3. Kaolin (obat antidiare) dan antasida tidak boleh diberikan bersamaan sebelum 4 jam setelah pemberian obat ini.

Sediaan dan Dosis

Sediaan klorokuin ada 2, yaitu (1) Klorokuin fosfat dan (2) Klorokuin sulfat hidroklorid). Klorokuin fosfat tersedia dalam bentuk tablet 250 mg (setara dengan 150 mg basa) dan tablet 500 mg (setara dengan 300 mg basa) serta bentuk sirup.

Kumpulan Kuliah Farmakologi, Oleh Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI