Sunday, September 2, 2012

Tindakan Jika Teraba Benjolan Di Payudara

Tindakan Jika Teraba Benjolan Di Payudara


Banyak wanita yang langsung merasa takut begitu mendapati ada benjolan di payudaranya. Sebagian besar memilih untuk membiarkan benjolan tersebut, baik karena tidak menimbulkan sakit atau karena sengaja tak ingin memeriksakan diri karena alasan takut. Meski tidak selalu berbahaya, namun seluruh benjolan yang teraba sebaiknya dianggap serius.


"Bagaimanapun semua benjolan jangan dianggap remeh. Sebaiknya lakukan pemeriksaan sampai dinyatakan negatif kanker," kata dr.Sutjipto, Sp(B) Onk, Ketua Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta, dalam acara bincang-bincang dengan media di Jakarta, 

Tindakan deteksi kanker payudara secara dini, di mana tumor masih kecil dan belum menyebar merupakan kunci untuk bisa berhasil. Ada beberapa cara pemeriksaan yang bisa dilakukan dengan hasil yang cukup akurat. "Meski sudah ada cara deteksi yang cukup canggih, seperti MRI, namun WHO masih merekomendasikan mamografi untuk mendeteksi tumor," papar Sutjipto, ahli bedah kanker dari RS.Dharmais ini.

Bila ternyata ada benjolan yang perlu dievaluasi lebih lanjut, biasanya dokter akan meminta pemeriksaan USG atau biopsi untuk memastikan ada tidaknya sel-sel kanker yang ganas. Sekalipun hasil biopsi menunjukkan jinak, namun selama 6 bulan ke depan dokter tetap perlu memantau untuk kepastian tumbuh tidaknya benjolan itu.

Selain melakukan pemeriksaan lengkap di rumah sakit, setiap wanita dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri untuk menemukan adanya perubahan pada payudara. Paling tidak sebulan sekali Anda harus melakukan pemeriksaan sendiri.

Kanker payudara pada umumnya tidak menimbulkan gejala, namun Anda perlu mewaspadai keluarnya cairan dari payudara. "Segeralah ke dokter jika keluar cairan spontan dari puting susu yang berwarna agak kemerahan. Hati-hati juga jika terdapat eksim yang tidak hilang di sekitar aerola," tegas Sutijipto.

Meski kanker payudara tercatat sebagai penyakit kanker mematikan nomor dua setelah kanker serviks, bila terdeteksi pada tahap awal kemungkinannya untuk sembuh mencapai 75 persen. Karena itu, jangan pernah mengabaikan perubahan pada payudara. Memeriksakan diri adalah langkah terbaik.

Saturday, September 1, 2012

Aktivitas Aneh Yang Bermanfaat Untuk Kesehatan

Aktivitas Aneh Yang Bermanfaat Untuk Kesehatan


Mungkin Anda pernah mendengar penggunaan lintah sebagai penyembuhan luka atau penyakit pada teknologi kesehatan modern. Atau hal aneh lainnya. Berikut ini lima hal unik sekaligus tidak biasa yang bermanfaat bagi kesehatan Anda, setidaknya menurut Christopher Wanjek, penulis buku Bad Medicinedan Food At Work.


1. Latihan getaran
Awalnya latihan ini dianggap sebagai mitos belaka. Namun, sebaliknya telah banyak alat olahraga yang memakai sistem getaran dalam latihannya. Getaran yang ditimbulkan diyakini dapat meningkatkan mobilitas Anda dalam bergerak. Mesin penggetar ini dapat mempercepat penyembuhan otot dan membentuk kepadatan tulang pada penderita osteoporosis. Kekurangannya, belum ada penelitian yang mampu menjawab seberapa besar kadar getaran dan waktu latihan yang aman.

2. Berlari dengan kaki telanjang
Mungkin saat ini menjadi hal yang aneh jika Anda lari atau joging tanpa menggunakan alas kaki. Namun, berlari dengan kaki telanjang sangat bermanfaat bagi tulang kering, lutut, pinggul, dan punggung. Menurut penelitian yang telah dipublikasikan pada jurnal Nature (2010), running shoesyang muncul pada tahun 60-an dapat mengubah postur serta cara manusia berjalan.

3. Membersihkan lidah
Ritual mengikis kotoran di lidah telah dijalankan sejak dahulu kala oleh orang India yang mereka sebutayurveda. Hal ini jarang dilakukan karena Anda akan merasa tersedak, terasa sakit, atau jijik mencium bau yang tidak sedap. Namun, puluhan studi yang dilakukan di barat membuktikan hal tersebut adalah cara yang paling efektif untuk mengatasi bau mulut, mencegah karies gigi, penyakit gusi, bahkan pilek.

4. Penyembuhan dengan menggunakan parasit
Bagi Anda yang memiliki gejala alergi atau asma biasanya lebih sering menggunakan obat tetes, pil, atau inhalansia. Namun, para peneliti memberikan gagasan penyembuhan dengan menggunakan sesuatu yang mungkin dianggap kotor dan menjijikkan. Mereka mengatakan perlindungan dengan infeksi suatu jenis parasit (cacing tambang) dapat menyembuhkan alergi atau bahkan penyakit Crohn dan multiple sklerosis.

5. Transplantasi tinja
Mungkin ini terdengar sangat aneh. Pada transplantasi tinja atau prosedur yang juga disebut dengan istilah faecal microbiota transplantation (FMT) ini, dokter menyuntikkan tinja dari orang sehat ke usus seorang pasien melalui alat seperti tabung. Pengobatan ini efektif bagi penderita infeksi Clostridium difficile (CDI), infeksi menimbulkan diare parah atau penyakit lain yang dipicu bakteri penyebab diare. Prosedut FMT juga dikenal dengan istilah bacteriotherapy, fecal transplants, fecal transfusion, ataupun human probiotic infusion (HPI), yaitu dengan mentransfer bekteri "sehat" dengan probiotik ke dalam usus.

FMT pada prinsipnya adalah upaya merestorasi koloni flora dengan memperkenalkan flora bakteri sehat melalui infusi atau suntikan tinja dari donor yang sehat. Prosedur ini juga dapat mengatasi penyakit lain, seperti kolitis, konstipasi, irritable bowel syndrome, dan beberapa penyakit saraf.(Livescience)

5 Gejala Kanker Paru Yang Harus Diketahui

5 Gejala Kanker Paru Yang Harus Diketahui


Pertumbuhannya memang lambat, tetapi kanker paru menyerang tidak peduli apakah Anda lelaki atau perempuan, pejabat atau rakyat kecil. Kalau tidak berhenti merokok, Anda bakal menderita karenanya.

Menurut spesialis paru dari Rumah Sakit Persahabatan Jakarta, Dr Elisna Syahruddin, PhD, Sp.P, pada tahap awal, kanker paru agak sulit dideteksi karena tanpa gejala yang berarti. Kanker paru baru bisa ketahuan apabila keadaan sudah begitu berat. "Kebanyakan penderita baru datang ke dokter setelah mengalami batuk darah,” ujar Elisna.


Selain itu, gejala-gejala kanker paru bisa bervariasi, tergantung di mana dan seberapa jauh tumor ganas ini menyebar di organ paru. Beberapa gejala umum yang biasa ditemui pada penderita kanker paru selain batuk darah antara lain sesak napas, radang paru atau bronchitis berulang, kelelahan, hilangnya selera makan atau turunnya berat badan, suara serak, dan pembengkakan di wajah atau leher.

Berikut adalah beberapa gejala yang harus dicermati dari kanker yang mematikan ini:

1. Tanpa gejala. Sekitar 25 persen penderita kanker paru akan mengetahuinya saat mereka melakukan rontgen secara rutin atau CT scan dan ditemukan lesi (kerusakan jaringan) yang disebut lesi koin. Pada pasien ini biasanya tidak ditemui gejala yang cukup berarti.

2. Gejala yang terkait dengan kanker. Pertumbuhan kanker dan invasinya pada jaringan paru serta jaringan sekitarnya bisa jadi memengaruhi pernapasan dan menimbulkan gejala awal, antara lain batuk, napas pendek, mengi, nyeri dada, dan batuk darah (hemoptysis).

Dan jika kanker sudah menyerang saraf, misalnya, bisa menyebabkan rasa nyeri di bahu yang kemudian menyebar ke bawah ke bagian luar lengan (disebut sindroma Pancoast) atau kelumpuhan pada vokal suara yang menimbulkan suara parau. Serangan pada esophagus juga menyebabkan timbulnya dysphagia. Jika aliran udara terhambat, paru-paru kemudian akan mudah mengalami infeksi (pneumonia).

3. Gejala terkait dengan metastasis. Kanker paru juga bisa menyebar ke tulang dan memproduksi rasa nyeri yang menyiksa. Kanker yang sudah menyebar ke otak bahkan bisa menyebabkan sejumlah gejala neurologis, semisal penglihatan kabur, sakit kepala, gejala stroke seperti kelelahan, hilangnya sensasi di bagian tubuh tertentu.

4. Gejala "paraneoplastic". Kanker paru seringkali disertai dengan gejala yang disebut sindromaparaneoplastic, hasil produksi hormon sel tumor. Sindroma paraneoplastic kebanyakan terjadi pada kanker paru jenis karsinoma sel kecil, tetapi juga bisa tampak pada jenis yang lain.

Sindroma paraneoplastic yang terkait dengan jenis kanker paru karsinoma sel kecil ini adalah akibat produksi hormon yang disebut hormon adrenocorticotrophic (ACTH) oleh sel kanker, sebagai awal dari berlebihnya pengeluaran atau sekresi yang terjadi pada hormon kortisol di kelenjar adrenal.

Sementara itu, sindroma paraneoplastic yang sering tampak pada kanker paru jenis karsinoma bukan sel kecil biasanya berasal dari substansi yang mirip dengan hormon parathyroid yang menghasilkan naiknya tingkat kalsium dalam aliran darah.

5. Gejala tidak spesifik. Tampak pada setiap jenis kanker, termasuk kanker paru, misalnya kehilangan berat badan, lemah, dan kelelahan. Gejala psikis seperti depresi dan perubahan mud juga kerap terjadi.
sumber : sehatnews.com

SEORANG BAYI LAHIR TANPA TULANG

SEORANG BAYI LAHIR TANPA TULANG
Seorang bayi telah lahir tanpa tulang di sebuah rumah sakit di Jakarta. Peristiwa yang mungkin cukup langka ini sempat menarik perhatian media cetak dan elektronik lokal dan interlokal.

Tak ayal lagi, para wartawan-pemburu berita pun segera mendatangi rumah sakit tersebut untuk membuktikan kebenaran kabar tersebut. Di ruang pasien, tampak telah berkumpul seluruh keluarga, kerabat dan sanak-famili dari si pasien.


Sebelumnya, pihak dokter yang dimintakan keterangan dan pendapatnya atas hal tersebut, tidak bisa memberikan jawaban yang cukup memuaskan, bahkan pihak dokter tersebut meminta para wartawan untuk menanyakan langsung ke pihak keluarga mengenai hal tersebut, mengapa bayi tersebut sampai dapat lahir tanpa tulang.

Para wartawan pun mencoba menanyakan langsung kepada pihak keluarga si pasien mengenai apa kira-kira penyebab dari kelainan tersebut. Menurut penjelasan pihak keluarga, selama mengandung si ibu bayi tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda kelainan.

Berat tubuhnya normal, makannya pun juga tidak ada yang aneh-aneh. Hanya saja, sang ibu tidak begitu suka dengan sayur bayam. Ketika ditanyakan apakah kira-kira yang menjadi penyebab bayi tersebut lahir tanpa tulang, sejenak tampak semuanya terdiam, sampai akhirnya juru bicara keluarga tersebut maju untuk mencoba memberikan penjelasan, itu pun setelah ia berbisik-bisik dulu sebentar dengan para anggota keluarga lainnya.

"Sebenarnya, hal ini adalah urusan internal keluarga kami, tetapi karena Anda menanyakannya, maka yang bisa kami sampaikan adalah bahwa tulang dari bayi ini semuanya sedang berkumpul di Medan, karena ada acara keluarga yang tidak bisa ditinggalkan."

BAH.. rupanya Suku Batak semua..