Tuesday, August 28, 2012

Komsumsi Sekeping Coklat Sehari Untuk Jantung Yang Sehat

Komsumsi Sekeping Coklat Sehari Untuk Jantung Yang Sehat
Mereka yang tergila-gila pada coklat sehingga tak mau melewatkan satu haripun untuk tak menikmati sepotong coklat, atau menikmati es krim dengan butiran-butiran coklat di dalamnya, atau pun secangkir coklat hangat termasuk sangat beruntung. Ternyata 'kegilaan' itu membawa begitu banyak hal-hal manis bagi tubuh mereka, semanis dan selegit coklat yang mereka santap. Sebuah studi yang dilakukan Univeritas Johns Hopkins, Amerika pada pencinta atau penggila coklat dalam penelitian berkaitan dengan penyakit jantung dan aspirin, memberikan hasil yang mengejutkan dengan pertanyaan 'mengapa dengan sedikit asupan coklat setiap hari risiko serangan jantung bisa turun'.


Jawabannya adalah coklat. Ya, makanan dewa ini memiliki sifat serupa dengan aspirin, karena memiliki dampak yang membuat keping darah (platelet) butuh waktu lebih lama untuk mengalami penggumpalan yang bisa menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah sehingga menimbulkan serangan jantung, seperti yang dijelaskan Diane Becker dan rekan-rekannya dari Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins, seperti dilansir dari Reutrs, 

"Hasil yang ditunjukkan oleh kelompok pencinta coklat adalah senyawa kimia dalam biji coklat memiliki efek yang sebanding dengan aspirin yang diketahui bisa mengurangi daya keping darah untuk menggumpal yang akan menyebabkan kondisi fatal apabila terjadi penyumbatan dan menghentikan atau memperlambat aliran darah yang dapat menyebabkan serangan jantung," tambah Becker. Sebanyak 139 orang penggila coklat ikut serta dalam penelitian yang melibatkan 1.200 orang dengan catatan medis keluarga mereka yang mengidap penyakit jantung. Penelitian ini mempelajari dampak aspirin terhadap keping darah.

Sebelum memperoleh aspirin mereka diminta mematuhi aturan secara ketat seperti berolah raga secara teratur, tak merokok, dan menghindari minuman berkafein, beralkohol, jus anggur dan minum atau makan makanan yang terbuat dari coklat. Coklat dan beberapa jenis makanan yang terbuat dari bahan yang ditemukan oleh suku Maya asli Indian di Amerika Latin bagian tengah itu terbukti memiliki dampak terhadap keping darah sama halnya dengan aspirin yang bisa memperlambat proses

pengumpalan keping darah dan menyebabkan penyumbatan dalam pembuluh darah yang akhirnya memicu serangan jantung.

"Kita tahu sebagian dari kelompok penggila coklat pasti akan melanggar aturan yang satu itu, karena beberapa di antara mereka mengatakan kepada kami, "Saya bersedia melakukan apa saja tapi tak mungkin berpisah dari coklat, sebagian lain di antara mereka mengatakan "Ya saya akan berbuat sebaik mungkin". Para dokter yang melakukan penelitian tersebut mengatakan "Baiklah berusahalah sebaik mungkin tapi yang penting adalah jangan makan coklat selama 24 hingga 48 jam sebelum Anda ikut tes uji dalam penelitian."

Beberapa orang terbukti gagal untuk melewati tes karena tak bisa mengendalikan diri dan mematuhi aturan. "Tak ada seorangpun yang menikmati coklat masih dalam bentuk butir atau bubuk, kalau mereka para penggila coklat ingin menikmatinya maka pasti mereka memilih dalam bentuk kue bertabur coklat, atau es krim coklat dengan potongan-potongan coklat didalamnya," kata Becker . Becker tidak melibatkan sejumlah penggila coklat yang jelas melanggar aturan pertama yaitu pantangan dalam penelitian dampak aspirin terhadap keping darah namun ia dan teman-temannya tetap meneliti darah para penggila coklat.


Para dokter yang meneliti mempelajari sampel keping darah dari kedua kelompok melalui mekanisme system peredaran darah yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampel keping darah yang dimasukkan kedalam tabung plastik tipis menjadi menggumpal. Keping darah kelompok penggila coklat membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menggumpal dibandingkan dengan keping darah diluar kelompok itu, Becker menceritakan hasil temuannya di depan pertemuan ahli jantung di Chicago. Dari hasil tes urine para penggila coklat memiliki tingkat thromboxane (hasil buangan keping darah) lebih rendah. "Apakah hal itu bermanfaat bagi kondisi jantung? Ya, tapi hal itu tak lebih dari dampak satu butir aspirin sehari," jelas

Meski sangat yakin coklat bermanfaat bagi kondisi jantung, meski hal itu tak lebih dari dampak satu butir aspirin sehari, namun Becker dan tim tetap ingin mempelajari dan meneliti lebih lanjut dampak dari kebiasaan mengkonsumsi coklat dalam sekelompok masyarakat bebas. Becker dan rekan akan mencatat berapa banyak jumlah coklat yang kelompok itu makan dan kemudian akan memantau dalam beberapa tahun untuk melihat apakah para penggila coklat memiliki tingkat catatan serangan jantung, stroke dan operasi jantung yang berbeda dengan kelompok non-penggila coklat.
Studi lainnya mengatakan bahwa coklat hitam yang rasanya manis agak pahit memiliki manfaat lebih besar bagi kesehatan jantung dibandingkan dengan coklat yang memiliki kadar gula dan lemak yang tinggi.

Monday, August 27, 2012

Tips Hilangkan Lelah dengan Diet Buah


Tips Hilangkan Lelah dengan Diet Buah



Dalam dunia yang serba cepat ini, kita juga dituntut bergerak cepat. Banyaknya aktivitas tanpa disertai vitamin yang cukup, bisa membuat cepat lelah. Belum lagi bisa disertai stres, akan berakibat kelelahan jangka pendek.

Untuk mengatasi kelelahan, Anda diharuskan mengonsumsi banyak vitamin.Berpikir untuk membeli tablet atau suplemen vitamin? Sebaiknya pikir dua kali. Anda masih bisa mendapatkan asupan vitamin dari bahan alami yang lebih aman dan tidak punya efek samping, yaitu dari buah-buahan.

Dikutip dari Live Strong, beberapa jenis buah bisa mencukupi kebutuhan vitamin A, C dan B. Ada baiknya bila Anda memasukkan buah-buahan berikut ini ke dalam daftar diet Anda agar tubuh fit sepanjang hari.

1. Buah Beri (Sumber vitamin A)

Buah beri tidak hanya kaya akan antioksidan tetapi juga karbohidrat yang dapat memulihkan tenaga kita. Dilansir MedinePlus, karbohidrat adalah sumber energi yang baik bagi tubuh. Buah beri juga mengandung banyak vitamin A yang dapat menambah sel darah merah dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Dalam bukunya yang berjudul "The Menopause Self Help Book”, Dr. Susan M. Lark

mengatakan bahwa vitamin A adalah salah satu vitamin dan mineral yang dapat membantu mengurangi kelelahan. Buah beri juga kaya akan asam folat dan vitamin C. Jenis-jenis buah beri terdiri dari stroberi, blueberry, ceri, raspberry dan anggur.

2. Jeruk & Jambu Biji (sumber vitamin C)

Buah stroberi, jeruk dan jambu biji merupakan buah-buahan dengan kadar vitamin C tertinggi. Menurut University of Maryland Medical Center (UMMC), vitamin C dapat membantu sistem kekebalan tubuh sehingga dapat melawan rasa lelah. UMMC merekomendasikan untuk mengonsumsi sekitar 250 mg sampai 500 mg vitamin C dua kali per hari.

Secangkir stroberi mengandung sekitar 85 mg vitamin C dan setengah cangkir jeruk berisi sekitar 70 mg, sedangkan jambu biji mengandung lebih dari 350 mg vitamin C. Buah lainnya yang kaya akan vitamin C adalah markisa, kiwi, lemon dan anggur.

3. Alpukat & Pisang (sumber vitamin B)

Vitamin B membantu mengatasi gejala psikologis yang terkait dengan kelelahan, salah satunya merasa tidak termotivasi. Vitamin B juga membantu otak menghasilkan zat kimia seperti serotonin yang secara langsung mempengaruhi suasana hati. Tidak hanya itu, vitamin B juga menghasilkan Vitamin B6 (Pyridoxine), vitamin B1 (Tiamin), vitamin B5 (Asam Pantotenat), dan vitamin B7 (Biotin).

Dr. Susan menjelaskan, vitamin B bekerjasama melakukan fungsi metabolisme dasar yang mengatur vitalitas dan energi dalam tubuh. Vitamin B juga membantu tubuh mengubah makanan menjadi bahan bakar yang menghasilkan energi. Alpukat, pisang, kurma, jambu biji, leci, mangga, delima, dan markisa kaya akan vitamin B.

Cara Manjur Untuk Samarkan Bulu Halus di Wajah




Perhatikan lapisan kulit di area wajah ketika bercermin. Apakah tumbuh rambut-rambut halus di wajah ? Ketebalannya mungkin bervariasi. Dari yang sangat lembut hampir tak terlihat sampai yang paling mencolok biasanya di antara hidung dan bibir atas. 

Tumbuhnya rambut atau bulu halus di lapisan kulih wajah itu terjadi akibat sejumlah faktor, seperti hormon, usia, dan genetika. Bagi sejumlah orang, kondisi ini kerap mengganggu. Tak jarang mengurangi rasa percaya diri. 

Jika Anda mengalaminya, coba lakukan sedikit perawatan untuk mengontrol pertumbuhannya.

Simak tips berikut

Tekankan ke kulit
Salah satu cara termudah untuk menyamarkan penampakan bulu-bulu di wajah adalah melakukan teknik merias dengan menekan lapisan kulit sedikit lebih keras. Teknik sederhana ini memungkinkan rambut-rambut halus menempel erat di kulit dan tidak terlihat mencolok.

Mencukur
Jangan mencukur bulu-bulu di wajah dengan menggunakan alat cukur yang biasa digunakan untuk mengenyahkan bulu-bulu di area lain, seperti kaki atau ketiak. Gunakan alat cukur yang khusus untuk membantu menghilangkan bulu di daerah sensitif seperti wajah.

Meskipun metode ini tidak akan benar-benar menghilangkan bulu, namun cukup efektif menyamarkan bulu berwarna gelap di wajah.

Untuk menghilangkan bulu di wajah dalam periode lebih lama, Anda dapat menggunakan teknik waxing. Agar mendapatkan hasil maksimal, jangan lupa untuk memakai gel yang diformulasikan khusus untuk wajah.

Memperlambat tumbuh
Mengenyahkan bulu secara permanen mungkin sulit dilakukan. Meski berhasil mencabut sampai akar, Anda tidak akan bisa menghentikan pertumbuhannya. Yang dapat Anda coba adalah menggunakan beberapa produk penghilang bulu yang sekaligus memperlambat pertumbuhannya. Tapi ingat, pastikan memilih produk yang aman.

3 BAHAYA YANG PERLU DIWASPADAI DI SALON KECANTIKAN

3 BAHAYA YANG PERLU DIWASPADAI DI SALON KECANTIKAN



Ada 3 bahaya yang harus diwaspadai di salon kecantikan. Salon atau klinik kecantikan adalah tempat yang banyak dikunjungi orang untuk mempercantik penampilan, namun ternyata salon juga bisa jadi tempat sarang kuman dan bakteri yang membahayakan kesehatan. Meski ada 3 bahaya yang harus diwaspadai di salon kecantikan, bukan berarti Anda harus menghindari pergi ke salon atau spa hanya karena takut tertular kuman atau penyakit.

Dengan memperhatikan hal-hal kecil, maka risiko terkena penyakit akan berkurang. Apa saja yang harus diwaspadai saat berada di salon kecantikan?

1. Salon Kuku
Salon kuku adalah salah satu tempat kecantikan dengan risiko penularan penyakit paling tinggi. Bakteri, jamur, bahkan penyakit Hepatitis C bisa tertular lewat penggunaan peralatan manikur/pedikur yang tidak steril, seperti dikutip dari ourvanity. Sebelum mulai perawatan, selalu perhatikan cara therapist mensterilkan alat-alat yang akan digunakan. Tidak ada salahnya Anda meminta izin untuk melihat proses pembersihannya.

Pilih salon kuku yang terpercaya dan sudah terkenal kebersihannya. Jika ingin lebih aman dan yakin, ada baiknya Anda membawa peralatan manikur/pedikur sendiri. Beberapa salon kuku pun sudah ada yang menerapkan sistem seperti itu.

2. Salon Rambut
Salon rambut juga tidak seaman yang kita pikir. Gunting rambut dan alat cukur bisa saja terkontaminasi bakteri atau penyakit kulit dari pelanggan yang datang sebelumnya. Tanyakan apakah gunting yang akan dipakai sudah dibersihkan dengan benar.

Waspadai juga produk-produk yang digunakan untuk mengecat, mengeriting atau meluruskan rambut. Campuran bahan-bahan kimia mungkin bisa menimbulkan iritasi dan reaksi alergi. Tanyakan merek dan kandungan apa saja yang ada dalam produk yang akan digunakan. Mungkin staf salon akan menganggap Anda terlalu cerewet dan merepotkan, tapi yakinkan mereka bahwa Anda tidak mau ambil risiko terkena iritasi kulit karena pemakaian produk dari mereka.

3. Tempat Waxing
Inilah tempat yang paling riskan bagi kesehatan kulit Anda. Waxing adalah salah satu prosedur kecantikan yang paling berisiko menimbulkan iritasi dan kerusakan kulit, karena adanya kontak langsung antara produk dan permukaan kulit. Apalagi jika ingin waxing di daerah sensitif, misalnya area Miss V.
Yang paling terpenting adalah memastikan stik untuk mengoleskan wax langsung dibuang setelah digunakan. Pastikan juga wax yang digunakan itu aman dan tidak menyebabkan iritasi.

Beberapa salon kecantikan mungkin menyediakan servis waxing, tapi akan lebih aman jika Anda datang ke tempat waxing khusus yang bereputasi yang terjaga keamanannya. Tanyakan juga pada therapist bagaimana cara perawatan yang benar setelah waxing.